Dalam Agustus ini kita memperingati kenyataan bahwa gunungapi Krakatau seratus tahun yang lalu telah mengalami letusan begitu dasyat hingga ia diketahui dan menarik perhatian seluruh dunia.
Gejala - gejala meningkatnya kegiatan G.Marapi mulai tampak pada bulan Juli 1978 terutama bersumber pada Kepundan B-C dan Verbeek, pada awal Agustus 1978 seolah - olah kegiatan G.Marapi terhenti ditandai dengan menipisnya asap dari kepundan - kepundan tersebut diatas.
Pemetaan topografi puncak G.Marapi Sumatra yang terbaru dilakukan oleh "Pegawai Dinas Gunung Berapi" pada tahun 1951 (peta pemeriksaan Gunung Merapi Sumatra).
Di Pulau Sumatera terdapat 30 buah gunungapi, ialah 10 buah tipe (9 di Pulau Sumatera, sebuah merupakan pulau - pulau kecil ialah G. Krakatau), 11 buah tipe B dan 9 tipe C. Jumlah ini adalah menurut Petroeschevsky dan Th. H. F. Klompe (1950). R. W. VAn Bemmelen (1949) menambahkan sebuah tipe c lagi menjadi 12, hingga jumlah seluruhnya adalah satu buah, sedang Van Bemmelen menghitung 2 buah lapa…
Kita tercengang oleh keganasan bom - bom atom yang menghancurkan Hirosjima dan Nagasaki, tergempa oleh tenaga yang seribu kali lebih besar dari bom - bom zat air yang di eniwetok dan bikini diledakan, namun ledakan -ledakan ini hanyalah mainan anak - anak, dibandingkan dengan sebuah esplosi yang telah berlangsung tujuh puluh lima tahun yang lalu. Senjata - senjata inti kita talah menghancurkan …
Tanda - tanda pertama dari suatu vegetasi yang di pantai sebelah timur - laut oleh penulis dalam tahun 1947 dan pada tanggal 9 Februari 1949 selama peninjauan dari udara, ternyata terdiri dari sejumlah 13 cemara : Casuarine equisetifolia L.
Naar aalending van een verzoek van den Resident van Palembang werd door mij van 12 tot 18 Februari 1940 een onder zoeknaar den toestand van den Dempo en de gevolgen van de jongste uitbarstingen, vooral van die van 30 Januari 1940, ingesteld.
gunung api ini terletak di daerah Meurendoe dari wilayah Pidie, bagian Pantai Utara Aceh. Dalam bulan Agustus 1919 dari Pante Raja, terletak di Pantai Utara, tampak suatu ting asap di atas G. Peuet Sague.
Menurut Neumann Van Pandang (1951, h. 153 - 154) gunungapi raksasa ini muncul di sebelah timur dari suatu deretan puing gunungapi yang berjurus barat laut - tenggara.
Berdasarkan SPPD No.608/0441/3402/1987 dari tanggal 7 Hopem- ber 1987 sampai dengan 1 Desember 1987 yakni selama 25 (dua puluh lima) hari, penulis ditugaskan untuk melakukan pemerik saan/penyelidikan G. Ciremai secara visual.