Gunungapi Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian utara dan secara administratif termasuk ke dalam tiga kabupaten yaitu Lombok Barat (Gerung), Lombok Tengah (Praya), dan Lombok Timur (Selong) Propinsi Nusa Tenggara Barat. Sejarah kegiatan vulkanik Gunung Rinjani diketahui sejak abad ke-19 sampai sekarang. Kegiatan vulkanik baik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara berpusat di ke…
Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan gunungapi, membentang dari P. Sumatra hingga P. Pantar yang membelok ke utara hingga ke bagian Sulawesi Utara, yang menyambung dengan negara Filipina. Masalah kegiatan gunungapi serta kegiatan tentang kebencanaan di Indonesia di tangani oleh satu direktorat, yaitu Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi.
G. Tambora terletak di Semenanjung P. Sumbawa bagian utara, termasuk dalam wilayah Kabupaten Dompu dan bima. Gunungapi ini merupakan gunungapi aktif strtao tipe A, sebagian dari puncaknya telah hancur sebagai akibat letusan 1815 dan membentuk kaldera dengan garis tengah sekitar 7 km, puncak tertinggi lebih 2851 m dpl. Di dalam kaldera terdapat kawah yang disebut Doro Api Toi dan menghasilkan le…
Maksud kegiatan lapangan yang dilakukan di G. Sangeangpi dan G. Lewotobi pada Juni 2000 adalah melakukan pengamatan dengan cara visual dan kegempaan. Pada kesempatan tersebut dimanfaatkan pula memelihara dan memperbaiki seismograf. Seismograf di G. Sangeangapi berhasil diperbaiki dan telah beroperasi dengan baik, sedangkan di Lewotobi belum berhasil karena tidak ada cadangan seismometer.
G. Rinjani terdapat di P. Lombok bagian utara, termasuk Propinsi Nusa Tenggara Barat, mencakup 3 Kabupaten yaitu Kab. Lombok Timur, Kab. Lomboh Tengah dan Kab. Lombok Barat. Puncak G. Rinjani memiliki ketinggian 3725 m diatas permukaan laut. Mempunyai kaladera berukuran 4800 m x 3500 m dimana didalamnya terdapat danau berukuran 2800 x 2400 m. Di sebelah timur danau terdapat kerucut muda G. Baru…
Maksud kegiatan ini sebagai realisasi dari Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi kanwil, untuk itu maka perlu dilakukan pemantauan/pengawasan untuk mengetahui antara lain sejauh mana penerapan daerah bahaya gunungapi (kawasan rawan bencana gunungapi), kaitannya dengan pengembangan lingkungan pembangunan di sekitar gunungapi.
Umumnya dalam pengamatan gempa memakai satu komponen seismogaf, pengolahan data dilakukan dengan metoda statistik. Hasil pengamatan gempa seperti jumlah kejadian gempa dan parameternya dituangkan dalam grafik terhadap waktu. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui turun atau naiknya parameter tersebut terhadap waktu yang diperkirakan berhubungan dengan perubahan kegiatan gunungapi. Pengolahan data…
Maksud kegiatan ini sebagai realisasi dari Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi Kanwil, untuk itu maka perlu dilakukan pemantauan untuk mengetahui antara lain sejauh mana penerapan Daerah Bahaya Gunungapi (Kawasan Rawan Bencana Gunungapi), kaitannya dengan pengembangan lingkungan pembangunan di sekitar gunungapi.
G. Api Tambora terletak di pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Tubuhnya menempati hampir seluruh semenanjung Sanggar. G. Api ini termasuk gunungapi tipe A. Erupsi yang terkenal terjadi tahun 1815 yang mengakibatkan korban tewas sejumlah 92.000 orang, dimana 10.000 orang meninggal akibat langsung dari letusan dan selebihnya karena penyakit dan kelaparan selama bencana berlangsung.
G. SangeangApi terakhir erupsi pada 24 Januari 1997 yang sampai Juli 1998 letusan/hembusan asap masih sering terjadi. Erupsi 1997 bersifat eksplosif dan efusif. Karena dari hasil pengamatan menunjukkan terjadinya guguran - guguran lava ke arah S. Berano. Sampai dengan Juli 1998 gempa vulkanik terekam oleh seismograf yang jumlahnya per bulan di atas normal.