Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Salah satu penyelidikan yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis bahaya erupsi terhadap kehidupan dan lahan pertanian/perkebunan, diantaranya adalah dengan melakukan pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi. Gunungapi Kal…
Menurut Van Padang (1951), gunungapi lumut balai digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Aktivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam …
G. Karangetang yang saat ini masih berstatus SIAGA (Level III) merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara. Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban jiwa. Berdasarkan Peta KRB terdahulu, hampir seluruh tubuh G. /karang…
Pemetaan kawasan rawan bencana Gunung api Tampusu dan sekitarnya dilakukan dalam rangka pelaksanaan tugas proyek penyelidikan dan pengamatan gunung api. Pemetaan dilakukan oleh seksi pemetaan daerah bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi. Gunung api Tampusu adalah salah satu gunung api yang terletak di komplek lapangan panas bumi yang ada di daerah Minahasa Sulawesi…
Pemetaan kawasan rawan bencana Gunung api Batu Kolok dilakukan dalam rangka pelaksanaan proyek penyelidikan dan pengamatan gunung api. Pemetaan ini dilakukan oleh seksi pemetaan daerah bahaya, sub direktorat pemetaan gunung api. Batu Kolok adalah salah satu daerah panas bumi yang ada di Sulawesi Utara, lapangan panas bumi lainnya yang ada di Sulawesi Utara antara lain: Lahendong, Kawah Tempang,…
Pada PELITA VI, tahun anggaran 1997/1998, telah direalisasikan salah satu kegiatan pemetaan di dalam Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yaitu pemetaan geologi Gunungapi Ambang yang terletak di Kecamatan Modoinding dan Kecamatan Modayag, Kabupaten DT.II Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Kegiatan pemetaan ini melibatkan empat orang staf Seksi Pemetaan Geologi Gunungapi. Kegiatan pemeta…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub Dit. Pemetaan Gunung Api, Direktorat Vulkanologi melalui proyek penyelidikan dan pengamatan Gunung Api dalam tahun anggaran 1996/1997 telah melakukan kegiatan pemetaan situasi laharan Kw. Tompuluan/Kw. Pesahapen (G. Lokon) di Sulawesi. Maksud dan tujuan pemetaan laharan ini adalah untuk mendapatkan petsa situasi laharan yang baru terbentuk mengingat pada tahun 1991…
Laporan ini dimaksudkan untuk realisasi dari hasil pemetaan geologi kompleks gunung api soputan di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara untuk menunjang pelaksanaan proyek pengawasan/pengamatan dan pemetaan gunung api oleh staf seksi pemetaan geologi, Sub Dit. Pemetaan gunung api tahun anggaran 1993-1994. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan geologi daerah penelitian sehi…
Tahun Anggaran 1992/1993, Pelita Pengamatan Pengawasan dan Pemetaan Gunung api, Sub. Dit Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi Bandung, telah melakukan pemetaan geologi gunung api Mahawu dan sekitarnya, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara dengan menggunakan peta topografi dengan skala 1 : 50.000. Pemetaan ini melibatkan orang ahli geologi, yakni: Wazil Effendi, Iing Kusnadi, Wawan…
Dalam rangka merealisasikan rencana kerja proyek pengamatan/pengawasan dan pemetaan gunung api tahun anggaran 1992/1993. Pada tanggal 4 Mei 1992 diberangkatkan Tim Pemetaan Daerah Bahaya yang terdiri dari Ato Djuhara dan A. Djadja Sumpena selama 30 hari termasuk perjalanan . Catatan sejarah letusan G. mahawu, menurut Data Dasar Gunungapi Indonesia, sebelum tahun 1789 telah terjadi 3 kali letusa…