Dalam rangka mendukung pembangunan nasional serta untuk terwujudnya agenda proritas Nawacita maka diperlukan percepatan pelaksanaan Kebijakan satu peta (KSP) pada tingkat ketelitian peta skala 1:50000. Program KSP ini bertujuan untuk terpenuhinya satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal. Terkait dengan hal itu, Pusat Vulkanologi da…
Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Salah satu penyelidikan yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis bahaya erupsi terhadap kehidupan dan lahan pertanian/perkebunan, diantaranya adalah dengan melakukan pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi. Gunungapi Kal…
gunungapi Sempu digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di sebelah selatan, diantaranya adalah G. Maniporok, G. Soputan, G. Tondorukem, G. Rindengan, G. Ketengan, G. Lembeyan, dan G. Kawatak yang merupakan kompleks Kaldera Minahasa (van Padang, 1951)…
G. Karangetang yang saat ini masih berstatus SIAGA (Level III) merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara. Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban jiwa. Berdasarkan Peta KRB terdahulu, hampir seluruh tubuh G. /karang…
G. Ruang (714 m dpl) merupakan gunungapi srato soliter berbentuk kerucut terpancung. Tumbuh di lingkungan laut, membentuk sebuah pulau yang tingginya dari dasar laut lk. 1700 m. Pelamparan produknya membentuk morfologi lereng landai di sebelah utara hingga ke garis pantai, sedangkan pelamparan ke arah lain membentuk morfologi terjal. Dominasi produk erupsi G. Ruang adalah lava sehingga morfolog…
Menurut Neumaan Van Padang G. Ambang termasuk salah satu gunungapi yang diragukan Tipe A nya oleh para ahli gunungapi berdasarkan keterangan Veenhuysen (1903), walaupun letusannya pernah terjadi setelah 1940. Menurut penduduk Desa Purworejo, pada 1966 telah muncul dua buah lubang fumarola dengan tekanan gas sangat kuat di dekat Kali Putih sebelah timur dan pada lereng kawah sebelah utara. Gejal…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan Proyek inventarisasi dan Pengamatan Gunungapi tahun anggaran 2004 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Colo di P. Una-Una., Kabupaten Ampana, Propinsi Sulawesi Tengah. Inventarisasi kawasan rawan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Colo menjadi Peta Kawasan rawan Bencana G. Colo, sebagai tindak lanjut dari pada Keppre…
Dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Minahasa-Sulawesi Utara, G. Soputan merupakan gunungapi giat dan sering meletus baik secara eksplosif maupun efusif. Jangka waktu antara dua letusannya pada masa lampau berturut-turut berkisar antara satu atau dua tahun, sedangkan waktu terpanjang antara dua letusan adalah 45 tahun. Dari pendakian puncak Soputan pada bulan Oktober 2002 diketahui …
Dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Minahasa-Sulawesi Utara. G. Soputan merupakan gunungapi giat dan sering meletus baik secara eksplosif maupun efusif. Jangka waktu antara dua letusannya pada masa lampau berturut-turut berkisaran antara satu atau dua tahun, sedangkan waktu terpanjang antara dua letusan adalah 45 tahun. Dari pendakian puncak Soputan pada bulan Oktber 2002 diketahui…
Pemetaan kawasan rawan bencana Gunung api Tampusu dan sekitarnya dilakukan dalam rangka pelaksanaan tugas proyek penyelidikan dan pengamatan gunung api. Pemetaan dilakukan oleh seksi pemetaan daerah bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi. Gunung api Tampusu adalah salah satu gunung api yang terletak di komplek lapangan panas bumi yang ada di daerah Minahasa Sulawesi…