G.Lamongan (+1651 m) yang mempunyai dua puncak, Lamongan dan Tarub, terletak di dalam wilayah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Jawa Timur. Merupakan sebuah gunugapi kecil yang diapit oleh dua gunungapi raksasa, Kaldera Tengger di sebelah barat dan Kompleks G.Iyang Argopuro di sebelah timur.
Penyelidikan geokimia panasbumi dilakukan untuk mengamati dan meneliti setiap gejala panasbumi yang nampak dilapangan, baik berupa sumber panasbumi yang muncul dipermukaan maupun gejala-gejala yang ada seperti adanya alterasi, oksidasi maupun gejala yang lain yang masih ada hubungannya dengan sumber panas bumi dikedalaman.
Gunung Merapi terkenal karena interval antara letusan yang cukup pendek dibanding dengan gunung - gunung lainnya. Sejak awal abad dua puluh, letusan - letusan sudah banyak terjadi, pada umumnya nampak sebagai suatu rangkaian antar satu letusan dan lainnya, dan bahkan tidak menunjukkan adanya perioda "mati" diantara letusan - letusan tersebut.
Sehubungan belum ditemukannya terowongan inlet Ampera gunung Kelud yang pelaksanaan penggaliannya dilaksanakan oleh PT. Brantas Abipraya Kediri, maka pada tanggal 11 Desember 1991 koordinator Tim G.Kelud menugaskan Sdr. Agus Martono, Sdr, Edy Firman beserta penulis dengan SPPD No. 11, 12, dan 13/PK/91 ke G.Kelud di Kediri Jawa Timur.
Letusan G.Kelut 10 Februari 1990 telah menimbulkan berbagai kerusakan yang tidak sedikit. Penyebaran material letusannyapun mencakup wilayah yang relatif besar yang relatif cukup luas. Suatu indikasi bahwa letusan ini relatif besar yang diperkirakan dapat menimbulkan perubahan topografi/morphologi pada areal sekitar puncak, sehingga dianggap perlu dilakukan pengukuran topografi dan situasi seki…
Laporan Proyek tahun 1989/1990 dari Sub Direktorat Analisa Gunungapi merupakan hasil kegiatan pembangunan Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi tahun anggaran 1989/1990 yang dilakukan oleh para pelaksana proyek di Seksi Vulkano Fisika, Seksi Petrokimia, dan Gas, Seksi Instrumentasi dan Metoda Terpadu Gunung Merapi.
Penyelidikan gaya berat di G.Ciremai dan sekitarnya dilakukan dalam bulan Januari 1990 untuk mengetahui peta (pola) penyebaran anomali gaya berat yang ada di daerah tersebut atas dasar mana memungkinkan memberi petunjuk kepada kita tentang struktur geologi (sesar patahan) di bawah permukaan atau hal - hal lain yang dapat dikaitkan dengan aktivitas gunung itu.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksana Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbummi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan metoda lapangan Gunungapi di G.Guntur (Jawa Barat) seperti penyelidikan Geomagnit Seismik dan Gaya berat.
Penelitian metoda potensial diri (SP) yang dilakukan di gunung Slamet sesuai dengan rencana anggara Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi, Seksi Vulkano Fisika, Sub.Dit. Analisa Gunungapi, Dit. Vulkanologi, tahun anggaran 1989/1990.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan Metoda Lapangan Gunungapi di G.Kelut (Jawa Timur) seperti penyelidikan Geofisika (Potensial Diri), Geokimia Air, Petrokimia dan Seismik & Visual.