Kegiatan permukaan G. Seulawah Agam berupa tembusan solfatara/fumarola di lereng utara-timur laut dan di lereng bagian selatan. Masing-masing terletak pada ketinggian sekitar 700 m dari permukaan laut. Lapangan solfatara lereng utara ini dikenal dengan nama Kawah Heutsz dan yang di selatan dikenal dengan nama Kawah Tanoh Simpago (Gambar 3). Sedangkan di sekitar puncak Seulawah Agam dijumpai kaw…
G. Marapi merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan gunungapi teraktif di P. Sumatera. Tinggi puncaknya sekitar 2891 m dari permukaan laut dan 2000 m dari Dataran Bukittinggi. Gunungapi ini terletak di Propinsi Sumatera Barat, tepatnya termasuk Wilayah Kabupaten Agam beribukota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar beribukota Batusangkar. Kota-kota terdekat dengan G. Marapi adalah Kotama…
G. Tandikat merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan kembaran daripada G. Singgalang, terletak pada posisi geografi 0° 25' 57,30" LS dan 100° 19' 01,69" BT. Gunung ini mempunyai tinggi puncak 2438 m dari permukaan laut dan sekitar 1740 m dari dataran Kotamadya Bukittinggi. Secara administratif gunung ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatra Barat (Gambar 1)…
G. Kerinci terletak pada posisi geografi 1° 41,5' LS dan 101° 16,0' BT termasuk ke dalam wilayah kabupaten Solok, Sumatra Barat di bagian utaranya dan Kabupaten Kerinci (Sungai Penuh), Jambi di bagian selatannya (Gambar 1). Gunung ini bertipe strato dan tinggi puncaknya 3800 m di atas permukaan laut atau 2300 m dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Kerinci (Gambar 2). Selama sejarah letusanny…
Dalam usaha menyadarkan penduduk mengenai bencana, khususnya mereka yang bermukim di sekitar G. Dempo, di dalam wilayah Kota Administratip Pagar Alam, Daerah Tk. II Kabupaten Lahat, perlu dilakukan penyuluhan mengenai bencana yang mungkin ditimbulkan oleh letusan gunungapi di wilayah mereka tersebut, selain itu diinformasikan pula manfaatnya. kar dalam Penyuluhan yang diberikan kali ini merupak…
G. Dempo merupakan gunungapi aktif tipe A yang letusan atau kegiatan vulkaniknya umumnya melemparkan lumpur (letusan freatik ?), menghancurkan kayu-kayu di daerah puncak dan menimbulkan hujan abu di sekitar gunungapi. Menurut catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik G. Dempo tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini terjadi lk. 19 kejadian. Derajat bahaya gunungapi erat kait…
Gunung Dempo merupakan gunung Kembar dengan gunung Merapi. Menurut sejarah letusannya gunung Dempo menunjukkan kegiatan terakhirnya pada 2 Oktober 1974. Kegiatan tersebut hanya merupakan letusan kecil yang menimbulkan hujan abu dan pasir bercampur belerang, tidak terdapat kerusakan yang berat dan tidak ada korban jiwa. Sejak itu gunung Dempo tetap aktif dalam keadaan normal.
Dari hasil penyuluhan ini diharapkan masyarakat Pagar Alam dan sekitarnya dapat memahami tentang bahaya letusan G. Dempo di masa yang akan datang. Adapun materi penyuluhan G. Dempo dititikberatkan di daerah bahaya dan waspada. Dengan berbagai cara Direktorat Vulkanologi mengupayakan agar penduduk dapat memilih tempat bermukim di daerah yang relatif aman dan menghindari daerah rawan bahaya. Hal…
G.Marapi terletak di wilayah propinsi Sumatera Barat, meliputi kabupaten Agam dan kabupaten Tanah Datar. Posisi Geografi 100° 28' 16,71" Bujur Timur dan 0° 22'47,72" Lintang Selatan dengan ketinggian 2891,3 m di atas muka laut. Gunungapi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk dipasang satu sensor sistem peringatan dini melalui satelit. Karena gunungapi ini sering sekali meletus b…
G. Bur Ni Telong disebut pula G. Tutong atau G. Bur Mutelong yang berarti gunung terbakar. Kegiatan G. Bur Ni telong yang tercatat dalam sejarah mulai tahun 1837. Pada saat itu The Asiatie Journal 1838 mendapat laporan dari Prince of Wales Island Gazeffe tentang letusan G. Bur Ni telong pada September 1837. Setelah itu selama kurun waktu 149 tahun terakhir telah terjadi 6 kali letusan. Menurut…