Dalam rangka melaksanakan kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapitahun anggaran 1997//1998 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Kie Besi di P. Makian, Kabupaten Maluku Utara. Pemetaan kawasan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Kie besi menjaid peta kawasan rawan bencana G.Kie Besi sebagai tindak lanjur daripada Kepres. RI.No. 32 tahun 1…
Pertumbuhan industri konstruksi dunia,dicina yang sangat pesat pada tahun - tahun terakhir telah menyebabkan permintaan bahan baku besi baja meningkat dengan cepat pula
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19° Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi. namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Pada tanggal 25 November 1967 serombongan pemeriksa G.Kie Besi setempat jang dipimpin oleh seorang pembimbing Tata Pradjanja telah melakukan penindjauan kepuntjak gunung tersebut. Pekerdjaan ini dilaksanakan sesuai dengan salah satu saran sdr. J.Matahelmual , jang telah memeriksanja dalam tahun 1963. Sebagai kesimpulan dari kundjungan ini, mereka merasa ragu-ragu setelah melihat perubahan-perub…
Berhubungan dengan kegelisahan rakjat jang sangat menghawatirkan bahwa G. Kie Besi di P. Makian diwaktu dekat akan meletus, maka Kepala Desa Maluku Utara mengadjukan permintaan kepada Direktorat Geologi untuk mengadakan penelitian terhadap gunung tersebut.
Berhubung dengan kegelisahan rakjat jang sangat mengehawatirkan bahwa G.KieBesi di P. Makian diwaktu dekat akan meletus, maka Kepala Daerah Maluku Utara mengadjukan permintaan kepada Direktorat Geologi untuk mengandalkan penelitian terhadap gunung tersebut.
Pada 31 Oktober dilakukan pendakian puncak untuk menyaksikan dari dekat perkembangan yang ada di dasar kavah Semula direncanakan untuk mengambil contoh batuan dan mengukur suhu di dasar kawah, tapi hal tersebut tidak mungkin dilakukan Dinding kawah yang hampir tegak dan masih pada posisi yang labil sehingga sewaktu-waktu dapat runtuh membatalkan niat tersebut.