Sejak bulan Agustus 1994 sampai Mei 1995 seismograf di G. Anak Ranakah tidak beroperasi karena rusak. Oleh karena itu, dilakukan pemeriksaan pada bagian rekorder dulu dengan cara memasukan sinyal dari pembangkit gelombang sinus buatan, ternyata jarum pen motor tidak bergerak walaupun penguat amplifier diubah - ubah, sedangkan drum dan sistem waktu berjalan baik. Perbaikan dilakukan pada modul a…
Pada pertengahan bulan Mei 1995 Pos Pengamatan G. Egon mulai dipasang 1 (satu) perangkat seismograf kinemetriks model PS-2 bersistem telemetri dengan sebuah seismometer komponen vertikal. Lokasi seismometer ditempatkan di sebelah utara G. Egon, pada ketinggian +455 m di atas muka laut di sebelah selatan Kampung Habilagut.
Di Wilayah Bali dan Nusatenggara, tepatnya di G. Ine Rie di Wilayah Kabupaten Ngada, NTT, telah dibangun Pos Pengamatan yang terdapat di Desa Bomari, Kec. Bajawa, Kab. Ngada. Pos tersebut pada bulan Juni 1995 telah dilengkapi dengan satu komponen seismograf model PS-2 bersistem telemetri dengan sebuah sismometer komponen vertikal. Lokasi seismometer ditempatkan di sebelah timur laut G. Ine Rie,…
Dalam Anggaran tahun 1995 - 1996 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak berfungsi baik, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan/penyempurnaan perangkat seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat norma…
Direktorat Vulkanologi telah membangun dan mengoperasikan Pos Pengamatan G. Tambora yang terletak di Doropeti, Kec. Kempo, Kab. Dompu, NTB. Metoda pemantauan yang dipakai selama ini adalah cara visual dan gempa. Kemudian, dalam upaya memperlancar pengamatan gempa maka pada akhir Juli 1995 personel dari Seksi Bali & Nusatenggara bertugas untuk mengganti seismograf Hosaka dengan model PS-2.
Untuk melihat kegiatan G. Sirung dari dekat, maka pada tgl 28 Oktober telah dilakukan pendakian ke Kawah G.Sirung. Perjalanan dilakukan dengan route Kp. Kaka-Kawah yang memerlkan waktu lk. 2 jam. Kemudian, dari hasil pengamatan gempa sejak September 1994, jumlah vulkanik di G. Sirung paling banyak 3 kejadian per bulan. Sedangkan gempa tektonik terekam seismograf paling banyak 5 kejadian per bul…
Mengingat ada beberapa seismograf di Wilayah Bali dan Nusatenggara mengalami kerusakan, yang salah satunya adalah di G.Leroboleng, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, Bandung menetapkan langkah prioritas perbaikan seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi dapat berfungsi.
Untuk memantau kegiatan G. Batur telah dibangun sebuah Pos Pengamatan yang terletak di Desa Panelokan, Kecamatan Kintamani, lokasi Pos lk. 3 km dari puncak G.Batur, di dinding Selatan Kaldera Batur. Pengamatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kawah, pengukuran suhu, dan pengamatan gempa disamping pengamatan visual. Pelaksanaan kerja kegiatan pokok pengamatan meliputi pengumpulan data, pengol…
Sesuai dengan rencana kerja dalam tahun anggaran 1994/1995 penulis beserta Sdr. Kusma dan Muarif dalam Mei 1994 melakukan tugas di G.Iya dan G.Rokatenda. Kerja yang dilakukan meliputi perbaikan seismograf, pengamatan gempa, visual dan pemeriksaan kawah. Tulisan ini disusun berdasarkan hasil tugas G.Iya, sedangkan laporan G.Rokatenda telah disusun terpisah.