Buku Prahara Gunung Galunggung ditulis sebagai cerita fiksi ilmiah dengan latar belakang vulkanologi yang dijalin dalam perjalanan sejarah. Maksud utama penulisan buku ini adalah untuk mensosialisasikan berbagai hal mengenai gunungapi, agar dapat difahami oleh masyarakat, khususnya para remaja dan pelajar. Dengan menyelipkannya dalam cerita fisksi, diharapkan materinya dapat diserap dan lebih d…
G. Gamalama yang juga disebut Piet van Ternate atau G. Ternate. (1715 m), terletak di Pulau Ternate, merupakan gunungapi strato dan termasuk salah satu gunung aktif di Indonesia. Dalam sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan bermula pada tahun 1538, Hingga kini telah terjadi sebanyak 74 kali peningkatan. Letusan terakhir terjadi pada 9 Agustus 1983.
Sesuai dengan rancana kerja Seksi Penganggulangan Bahaya/Bagian Proyek Pemetaan Daerah Bahaya Gunung Api. Pada tangaal 1 Oktober 1982 saya, bersama Sdr. A. Djuhara W dan Sdr. Djadja Sumpena dengan Sppd masing masing No. : 2124/P/82, 2125/P/82, 2126/P/82 ditugaskan ke daerah Maluku Utara untuk mengadakan Pemetaan daerah bahaya dan pemeriksaan puncak gunungapi Malumpang Warirang di Pulau Halmaher…
Sesuai dengan SPPD yang bernomor 2229/P/1981, tertanggal 19 Oktober 1981 penulis berangkat dari Bandung dengan tujuan P. Makian G. Kie Besi. Maksud perjalanan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan kawah G. Kie Besi untuk melihat sampai dimana kegiatannya. Dari hasil pemeriksaan ini kegiatan vulkanik kawah tidak menunjukkan adanya peningkatan, baik di sekitar danau kawah maupun pada lerengnya.
G. Makian adalah salah satu diantara 127 buah gunungapi di Indonesia yang terhitung aktip dan salah satu diantara 51 buah gunungapi yang perlu mendapat pengawasan yang teratur. Letusan G.Makian dapat disejajarkan dengan letusan G.Kelut di Jawa Timur atau letusan G.Awu di P. Sangir Besar. Gunungapi2 ini biasanya meletus dengan dahsyat dalan waktu yang relatip berlangsung sangat pendek, katakan k…
Pada 17 Desember 1980 saya dengan SPPD n. 1962/P/80, A.D. Viranapu dan tra A.D. Sumpena ponsurvai dari Saksi Penotaan Vopografi dengan SPPD n. 1963/P/00 dan SPPD n. 1964/P/60 ditugaskan ke Dasrah Haluka Utara untuk melakukan pameriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Ibu, G. Gankonora dan Telaga Bano. Posisi geografi G. Ibu torle-tak pada guris Lintang Selatan 1°29' dan 127°38 Bujur Tim…
G. Kie nesi di p. Makian terletak pada posisi 0°19' Lintang Uters 127 24 Majur Timur. Puncak tertinggi terletak 1357 m diatas permukaan laut. Sebuah danau berukuran 450 g 150 n terdapat dipuncaknya (Neuman van Padang, 1951) sedangkan menurut penelitian pada tahun 1969 luas danau tersebut lebih kurang 75000 m. Menurut sejarah kegiatannya gunung ini termasuk gunung yang ak-tip. Letusan letusan …
Buku ini membahas tentang letusan katastropik Gunung Krakatau tahun 1883.
Peletusan G Gamalama September 1980 merupakan letusan magmatik Kogia an tersebut terjadi melalui dua tempat yaitu Kawah Utama dan Kawah Baru. Bom lapili dilemparkan pada daerah sejauh lebih kurang 1,5 km dari puncak, sedangkan abu tersebar di seluruh P. Ternate sampai ke Halmahera. Akibat peletusan ini hampir 85% dari seluruh penduduk P. Ternate yang berjumlah 70.000 jiwa mengungsi ke daerah se…
Pangamatan terhadap G. Dukono, G.Gamkonora di Halmahe ra dan G.Gaurlana di Pulau Ternate dilakukan pada tanggal 17 Juli 4 Agustus 1980. Untuk mengetahui perkembangan kegia-tannya, seperti penyelidikan-penyelidikan terdahulu, terha dap ketiga gunung tersebut masih terbatas pada pengamatan: secara visual dan pengukuran suhu. Dengan data yang ada se-karang, kemudian menbandingkan dengan data hasil…