Pengamatan gempa G.Rokatenda menggunakan seismograf telemetri model PS-2. Sub sistem pemancaranny yaitu seismometer, amplifier, vco, serta radio pancar berada di G.Rokatenda Pulau Palue, Kab. Sika lokasinya di Kp. Ona (lk. 2 km dari puncak), sedangkan subsistem penerima yaitu radio penerima, diskriminator dan rekorder berada di Pos Pengamatan, Kp. Ropa, di P.Flores, Kab. Ende.
Pengamatan terhadap tingkah laku G.Agung dilakukan dari 3 Pos Pengamatan, yang terletak di Rendang, Budakeling dan Batulompeh. Selain pengamatan visual juga pengamatan kegempaan/seismik yang dilakukan dari Pos Rendang dengan menggunakan seismograf sistim telemetry jenis Kinemetrick PS-2 yang terpasang sejak Mei 1988.
Setelah kejadian gempabumi terasa Mauemere 12 Desember 1992, seismograf di Pos PGA Rokatenda dan di Pos - Pos Pengamatan Gunungapi lainnya di Kabupaten Flores Timur, seperti di Kelimutu, Leroboleng. Lewotobi dan Iya mengalami kerusakan. Dampak gempa bumi Maumere 12 Desember 1992, terhadap kegiatan gunungapi di Flores Timur khususnya G.Rokatenda tidak teramati, tetapi dari data gempabumi lokal a…
Letusan yang tiba -tiba terjadi di deretan pegunungan sebelah selatan Kota Ruteng, yang dikenal dengan nama G.Mandosawu, amat mengejutkan kalangan ilmuwan kegunungapian. Betapa tidak, deretan pegunungan di Flores itu, telah lama diketahui sebagai deretan gunungapi yang mati. Tidak ada suatu gejala gunungapi pun nampak di igir pegunungan yang merentang dari barat ke timur itu. Setidaknya, selama…
Gunungapi Ebulobo di Nusa Tenggara Timur/Flores merupakan salah satu gunungapi yang mendapat perhatian, sehingga tim petrologi/geokimia dikirim untuk melakukan penelitian. Meoda penyelidikan ini dimaksudkan untuk meneropong perilaku perut gunungapi yang telah dan sedang berjalan. Pelaksanaan tugas ini mendapat pembiayaan dari APBN melalui Anggaran Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi, Ta…
Salah satu penanggulangan bencana gunungapi, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi akan melakukan penyuluhan penduduk di sekitar G.Lereboleng, tetapi untuk tahap sekarang baru berupa pendataan penduduk di dalam daerah bahaya G.Lereboleng, yang kelak dapat digunakan sebagai bahan penyuluhan. Pendataan penduduk dilaksanakan dari tanggal 8 sampai 27 Mei 1992, oleh 3 orang petugas, Su…
Pada 20 Agustus 1985 dengan Sppj no. 1655/P/85 dan no. 1656/P/85 Phillips Kasturian dan Sdr. S. Wikartadipura ditugaskan ke G. Sangeangapi. Pulau Sangeang terletak sebelah timurlaut Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, posisi geografi 8 11 Lintang Selatan dan 119° 35' Bujur Timur.