Pada tgl. 21 April 1984, penulis ditugaskan ke Pasauran untuk ber gabung dengan Sdr. Sikin dan Hery Supriyatno di Pos Pengamatan G. Krata- tau untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik gunungapi dan pe- ngamatan visual dari Pos tersebut. Mengenai hal yang disebut pertama di- tekankan pada pengumpulan data dari hasil pengamatan sebelumnya dan pada waktu itu. Karena pengamatan memang telaā¦
Pengamatan seismik di G. Anak Krakatau digunakan sistem pancar. Seismometer dan pemancar di pulau gunungapi itu mengirim- kan data ke pantai P. Jawa, ke Pos Pengamatan Gunungapi G. Anak Krakatau di Pasauran. Sistem tersebut digunakan mulai Agustus 1983. Tepat 100 tahun setelah letusan ka tastrofik yang sangat terkenal itu.
Selama beberapa bulan, dalam majalah ini (1936,*) IV.h.l) saya dari kawah G. Slamet, telah membahas perubahan-perubahan letak G.Lamongan dan G.Semeru dan menunjukkan bahaya-bahaya yang akan mengancam daerah-daerah sekitarnya. Di dekat semua gunung-gunung ini telah tertimbun ratusan meter hasil-hasil erupsi, suatu pe munculan, yang segera bisa diamati didekat kebanyakan gunung- gunung berapi. Diā¦
Dengan surat perintah Dinas No. 1588/S/78, tertanggal 17 Juli 1978, Sdr. Rochanan dan penulis ditugaskan oleh Kepala Sub Direktorat Vulkanologi untuk melakukan penelitian/pemotretan yang dilengkapo dokumentari film tata warna 88 m. Tugas tersebut dikerjakan sehubungan dengan kegiatan G. Anak Krakatu yang akhir - akhir ini sangat menggelisahkan penduduk disekitarnya.
Surat perintah No. 3670/S/1976 tertanggal 30 Desember 1976 menitik beratkan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan Anak Krakatau atau Gunung Sunter (Kusumadinata 1973).
Sejak kegiatan tanggal 17 Maret 1975 yang lalu kunjungan ini merupakan pertama kalinya bagi petugas Volkanologi. Kesempatan diperoleh dari " Tunas Indonesia Tours and Travel" di Jakarta yang melakukan wisata ke G. Anak Krakatau dan Ujung Kulon bersama 28 orang wisatawan asing warganegara Amerika Serikat, Belanda dan Italia.
On August 27 th seventy years ago, Krakatau acquired a world wide notoriety because of its most catastrophic eruption in 1883. w
Berhubung dengan berita - berita kawat dari Pos Penjagaan Dinas Gunung Berapi di Pasauran/Banten . yang menyatakan bahwa Anak Krakatau telah berulang - ulang meletus kembali maka Tuan Kepla Jawatan Geologi di Bandung telah memberi intruksi kepada saja dan bersama sdr.
Tanda - tanda pertama dari suatu vegetasi yang di pantai sebelah timur - laut oleh penulis dalam tahun 1947 dan pada tanggal 9 Februari 1949 selama peninjauan dari udara, ternyata terdiri dari sejumlah 13 cemara : Casuarine equisetifolia L.
De vorm van het eiland is slechts weinig veranderd.