Gunung semeru merupakan salah satu gunung api aktif di Jawa Timur, yang dari sejarah letusan saja sejak tahun 1818 telah banyak menimbulkan kerusakan maupun korban manusia. Oleh karena itu, salah satu instansi yang menangani usaha penyelamatan oleh gunungapi ialah Direktorat Vulkanologi.
Dengan merujuk pada surat Direktur Direktorat Vulkanologi nomor 330/104/DGV/90 tanggal 17 Mei 1990 tentang kegiatan Penyuluhan Vulkanologi di wilayah Jawa Timur. Pendataan kependudukan dilaksanakan pada daerah yang diperkirakan akan terancam letusan yakni antara lain di wilayah - wilayah kecamatan Klakah, Kecamatan Ranuyoso, Kecamatan Ranuagung dan sebagian daerah Probolinggo sebelah Tenggara.
Laporan ini merupakan hasil pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana kerja proyek pengamatan/pengawasan dan pemetaan gunung api tahun anggaran 1990 - 1991, triwulan II, yaitu pendataan penduuk dan perekaman data video untuk dokumen - dokumentasi Gunung Guntur.
Laporan ini disusun sebagai bahan informasi kegunungapian terutama masyarakat yang bermukim di dalam daerah waspada Gunung Bromo Kaldera Tengger, sedangkan dalam daerah bahaya gunung api tidak ada yang menghuni, selama itu dilaksanakan pula pengumpulan data kependudukan serta harta benda juga investasi - investasi lainnya.
Tulisan ini merupakan laporan kerja lapangan pengadaan bahan - bahan penyuluhan, terutama melakukan kegiatan pendataan kependudukan yang di dalam daerah bahaya dan daerah waspada Gunung Api Slamet.
Sesuai dengan rencana kerja Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi Tahun Anggaran 1988-1989, telah diberangkatkan Tim Pengadaan Informasi dan Penyuluhan Vulkanologi ke G. Guntur dan G. Papandayan, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung Jawa Barat. Maksud dan tujuan tim ini adalah selain pendataan informasi kependudukan, tata guna tanah, tingkat kerawanan bahaya Gunungapi, juga menga…
Pada waktu kegiatan selama bulan september dan oktober 1970, gunung gede dalam keadan siap. Kegiatan gunung gede terakhir pada kegiatan
Dalam laporan kerja lapangan ini masih menitik beratkan pada kegiatan pengadaan data informasi sebagai bahan untuk penyuluhan, terutama melakukan kegiatan pendataan kependudukan yang terletak didalam Daerah Bahaya dan Daerah Waspada G. Papandayan.
Laporan ini memuat hasil kegiatan pengumpulan data sekunder di Provinsi Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung dengan isian basis data tekstual dan spasial yang memuat peta digital serta peta pendukung, yang juga dapat divisualisasikan untuk memberikan sarana informasi mengenai potensi bahan galian.