dengan adanya kegiatan vulkanuk umunya di tanah air pada waktu akhir-akhir ini (1960/1961) dan khususnya kegiatan G. Slamet pada akhir tahun 1960 sampai permulaan tahun 1961, maka oleh Djawatan Geologi/ Urusan vulkanologi metasa perlu mengadakan permeriksaan puncak G. Slamet untuk mengetahui perubahan perubahan apa yang telah terjadi sebagai akibat kegiatan vulkanik dan kemungkinan -kemungkina…
Pada tanggal 16 Oktober 1958, kami berangkat kedaerah Gn. Slamet bersama Sdr. O. Rukman pengamat G.Api pada Djawatan Geologi di Bandung gunn mongadakan pemeriksaan setempat karenn menurut laporan dari Sdr. Wedann Bumidjawa dan Ass. Wedana Batur-raden Gunung tsb sedjak bulan September 1958 menundjukkan kegi-atan bekerdja.
According to an oral instruction of Mr. IKEBE the suthor, accompanied by the observer SOETJIPTO, proceeded on January 15th to Poerwokerto and there he would have to look at the Park Hotel for Messrs. WADA and VAN BEMMELEN who were to leave Bandoeng on the 16th. In case afore-mentioned gentlemen should not be present he would have to undertake the examination of the increased activity of the Sla…
Gunung Slamet (+3438), salah satu gunungapi aktif yang menampakkan stadia Tipe-A yang terletak pada Peg. Serayu Utara di bagian barat wilayah Jawa Tengah. Pada 12-13 Juli 1988 gunungapi tersebut telah menampakkan kembali peningkatan aktivitas vulkaniknya berupa letusan abu dengan lontaran bongkah lava-pijar. Hembusan abu setinggi 100-800m, lontaran bongkah lava-pijar melampaui bibir kawah akti…
Pada 24 Oktober 1988 Sdr. Setiadarma dengan Sppd No. 1318/0441/3402/88, Sdr. Ato Djuhara dengan Sppd No. 1319/0441/3402/88 dan Sdr. Agus Martono dengan Sppd No. 1320/0441/3402/88 ditugaskan ke G. Slamet, sedangkan Sdr Sumarna Hamidi dengan Sppd No. 1321/0441/3402/88, Sdr. Samud dengan Sppd No. 1322/0441/3402/88, Sdr. Asep Djaja dengan Sppd No. 1323/0441/3402/88 berangkat tanggal 26 Oktober 1988…
G. Slamet adalah gunung berapi yang tertinggi di Jawa Tengah, sedang gunung berapi tertinggi di P. Jawa adalah Gunung Semeru. Lokasinya tepat pada perbatasan Kabupaten Purbalingga, Purwokerto dan Pemalang.
G. Slamet (3432 m di atas permukaan laut) terletak di provinsi Jawa Tengah, termasuk dalam wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes. Kegiatan yang tercatat dalam masa sejarah tidak pernah menyebabkan suatu bencana yang menimbulkan korban manusia. Letusan hanya menyebarkan pasir dan abu saja, hanya beberapa kali di antaranya yang disertai lava pijar. Sekalipun demikian…