G. Kerinci atau Peak of Indrapura atau G. Gadang atau Berapi Kurinci atau Korinci merupakan salah satu gunungapi stato aktif tipe A tertinggi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera, terbangun berjuta-juta tahun melalui proses pembentukan kerucut gunungapi. Gunungapi Kerinci secara administrasi termasuk ekdalam 2 Propinsi an 2 Kabupaten. Puncak tertinggi G. Kerinci yaitu 3805 m dpl, berben…
Indonesia dengan 127 gunungapi merupakan negara dengan potensi bencana letusan gunungapi yang cukup tinggi. Resiko terjadinya korban jiwa dan kerusakan harta benda merupakan akibatnya langsung dari banyaknya gunungapi yang berbahaya tersebut. Selama dua abad terakhir tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Meskipun letusan gunungapi merupakan bencana yang tidak dapat dicegah, namun perlu adan…
Gunungapi Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif, kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguran pada kubah lava. Gunungapi tipe strato ini secara administratif termasuk ke dalam tiga Kabupaten yaitu: Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa dan Minahasa Tenggara. Dalam catatan sejarag kegiatan vulkanik G. Soputan diketahui mulai meletus pada 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah …
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia umumnya disebut Gunungapi Lokon-Empung, hal ini disebabkan oleh adanya dua puncak gunung yang menonjol pada jarak 2,5 km yaitu antara puncak Gunungapi Lokon dan Gunungapi Empung. Aktivitas vulkanik Gununungapi Lokon terjadi pada pelana yang meng…
G. Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif yang kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguram pada kubah lavanya. Gunungapi tipe strato ini terletak di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dalam sejarah kegiatannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah Utama, kemudia berturut-turut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786, 1833, 1845,…
Sejak tahun 1984 sampai 2009 hampir setiap tahun terjadi erupsi G. Karangetang, kecuali tahun 1994-195 dan 1999. Erupsi dominan bersifat efusif dengan leleran lava pijar. Periode erupsi pertama berlangsung dari tanggal 28 November 2008 hingga 9 Januari 2009. Periode erupsi kedua dari tanggal 25 April 2009 hingga 15 Juni 2009. Periode erupsi ketiga tergolong singkat dari tanggal 3-11 November 20…
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Kawah gunungapi Lokon terletak di pelana antara puncak Lokon dan Empung yang dikenal dengan nama Kawah Tompaluan. Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-MAret 2003 dan menghasilkan lubang baru didasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada Gunungapi ta…
G. Mahawu merupakan salah satu gunungapi aktif strato tipe di Sulawesi Utara. Di bagian puncak gunungapi ini terdapat kawah dengan diameter sekitar 400 m dan membuka ke arah barat. Secara topografi dinding kawah bagian barat lebih rendah daripada bagian timur, Sedangkan dinding tertinggi terletak di sebelah utara yang juga merupakan titik triangulasi G. Mahawu. Sebelah selatan dasar kawah meupa…
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif strato tipe A di Sulawesi Utara dengan ketinggain 1579,5 m dpl. Dari catatan sejarah pusat letusangunungapi Lokon terjadi secara bergantian di kawah Empung dan kawah Tampaluan. Tercatat 2 peristiwa letusan terjadi di Kawah Empung antara tahun 1350-1400 dan antara tahun `1750-18000. Peristiwa letusan terakhir mengakibatkankerusakan dan jatuh k…
Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggi terdapat di G. Lokon yaitu 1580 m di atas permukaan laut. Di ouncak G. Lokon terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketinggian 1340 di atas permukaan laut. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m di atas permukaan laut) yang merupakan kawah aktif…