Gunungapi Dukono merupakan salah satu dari lima gunungapi aktif tipe A yang ada di provinsi Maluku Utara yang muncul pada jalur vulkanik di bagian utara Pulau Halmahera. Gunungapi ini bertipe strato dengan ketinggian mencapai 1087 meter di atas permukaan laut. Di kompleks G. Dukono terdapat beberapa kawah yang beberapa diantaranya sudah tidak aktif. Kawah-kawah tersebut adalah Tanah Lapang, Dil…
G. Gamkonora (1.635m dpl) merupakan strato tipe A yang mempunyai bukaan kawah ke arah utara-selatan. Bukaan kawah tersebut diduga terbentuk oleh adanya struktur sesar normal yang melewati kawah tersebut, dimana blok bagian barat relative turun terhadap blok bagian barat ( Mulyana, 1995). Produk letusan yang pernah dikeluarkannya antara aliran piroklastik yang penyebarannya cukup jauh dari pusat…
Gunungapi Gamalama merupakan gunungapi aktif yang terltetak di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. Secara administratif gunungapi ini termasuk dalam wilayah Kotamadya Ternate, Provinsi Maluku Utara. Gunungapi Gamalama merupakan gunungapi strato dengan ketinggian puncak mencapai 1715 meter (Bronto, 1990) dan berada pada zona penujmaan celah Sangir-Halmahera. Wilayah tektonik ini merupakan zona…
G. Dukono merupakan salah satu gunungapi aktif dengan beberapa kawahnya yang masih menunjukkan aktivitas vulkanik berupa tembusan solfatara/fumarola di permukaan yang disertai terjadinya gempa vulkanik lainnya. Secara administratif gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Utara, dengan posisi geografis pada posisi 1° 42' Lintang Utara dan 127° 52' Bujur Timur (Beri…
Dukono atau dengan nama lain Dokoko, Dokoekko, Dukoma, Tala atau Tolo merupakan gunungapi bertipe strato yang dipuncaknya dijumpai sejumlah kawah yang masih aktif. Tinggi puncaknya kurang lebih 1087 m di atas permukaam laut. Gunungapi ini muncul pada jalur busur vulkanik di bagian utara Pulau Halmahera. Secara administratif gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Ut…
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur G. Kie Besi yang terleta di daerah Maluku Utara, merupakan salah satu diantara deretan kepulauan gunungapi di sebelah barat P. Halmahera yang mempunyai fenomena menarik untuk diteliti.
Dari sejarah kegiatan letusannya, G. Ibu diketahui meletus pertamakali pada Agustus-September 1911 berupa letusan eksplosif di kawasan pusat. Letusan berikutnya terjadi pada Desember 1998 setelah 87 tahun beristirahat, menghasilkan sumber lava yang menutupi dasar kawah bagian dalam.
Gunungapi Gamkonora adalah gunungapi strato tipe A yang tersusun dari perselingan lava yang kompak, abu vulkanik yang mengeras,dan batuan vulkanik dari letusan-letusan sebelumnya. Gunungapi ini merupakan gunungapi tertinggi di P. Halmahera dengan ketinggian 1635m dpl.
Pada 3 Januari 1990 telah diberangkatkan satu tim pemetaan gunungapi ke G.Awu, P. Sangir Besar, Kabupaten daerah bahaya Sangir Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Regu pemeta terdiri dari dua orang petugas yaitu S.Dirasutisna (No.SPPD 941/0441/3402/89) dan A.Martono (No-SPPD 942/0441/3402/89). Pekerjaan lapangan dilaksanakan selama 50 (lima puluh) hari termasuk perjalanan selama 6 hari.
G. Lewotobi terletak di Kecamatan Wulanggitan, Kabupaten Flores Timur. Cara yang tercepat untuk mencapai gunung tersebut ialah terbang dari Surabaya atau dari Denpasar ke Maumere. Dari Maumere perjalanan bisa dilanjutkan dengan carteran Jeep sampai Kampung terdekat, dimana pendakian dimulai, yaitu Kampung Duang. Seperti halnya jalan Maumere-Ende, jalan mobil ke Duang pun bahkan sampai Larantuka…