Naar aanleiding van de belangrijke vraag naar zwavel voor ontrattingsdoeleinden, welke destijds van den Dienst der Pest-bestrijding uitging, werd in April 1914 aan den mijningenieur Dr. Ir. J. K. VAN GELDER opgedragen, een voorloopig onder-zoek in te stellen naar den zwavelrijkdom van den krater van den Welirang (res. Pasoeroean), welke opdracht enkele weken later werd gevolgd door eene soortge…
Under commission of the Director of State's Enterprises ddo. 6 March 1917 No. 801/M the author was instructed to leave for the Residency of Besuki in order to investigate the nature of the youngest slumping's in the Kawah Idjen, and to give advice to the local irrigation- authorities in accordance with the result of the investigation.
Kawah Ijen merupakan gunungapi aktif (tipe A) yang terletak di wilayah kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Gb. 1). Secara geografis terletak pada 08 03 30 Lintang Selatan dan 114 14 30 Bujur Timur, dengan ketinggian +2386 meter di atas permukaan laut.
Tim Inventarisasi Potensi Wisata mencari celah lain yang ada di daerah kawasan G. Ijen, yang sekiranya dapat dikembangkan dimasa mendatang selain sumberdaya mineral, hal ini dirasakan sangat perlu sekali menginngat daerah ini sering dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Evaluasi kegiatan G. Ijen menggunakan parameter kimia dilakukan untuk mengumpulkan conto dan data kimia-fisika air dan gas selama bulan Mei/Juni 1999 dari Kawah Ijen dan sepanjang Sungai Banyupahit. Hasil analisis kimia contoh air dan gas akan dibandingkan dengan data - data sebelumnya.
Kegiatan inventarisasi bahan galian di Komplek Gunungapi Ijen, Kab. DT. II Banyuwangi dan DT II Bondowoso, Jawa Timur dilakukan untuk mengetahui material yang dihasilkan oleh letusan selama sejarah pembentukan Komplek Gunungapi Ijen yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan atau bahan galian golongan C.
Tempat penambangan belerang berada pada lubang solfatara dibagian selatan danau kawah Ijen. Endapan belerang yang berwarna kuning terang dengan bau gas sangat kuat dan menyengat, itu tidak mengganggu kegiatan penambangan yang terus berlangsung sejak puluhan tahun silam, hanya kadang - kadang terhenti oleh peningkatan kegiatan gunung api.
Peningkatan kegiatan vulkanik terakhir G. Raung terjadi pada Juli - September 1990 berupa peningkatan kegempaan disertai letusan abu (Erfan dkk, 1990). Sedangkan kegiatan vulkanik Kawah Ijen yang dicirikan oleh erupsi magmatik dan freatik, memperlihatkan peningkatan kegiatan yang terakhir pada Juli - Agustus 1993 berupa letusan freatik yang diawali dengan terekamnya tremor vulkanik yang terus m…
Dari hasil penyelidikan ini akan memberikan gambaran posisi gas dan air yang dikeluarkan oleh gunungapi tersebut. Selain itu juga akan didapatkan data - data mengenai suhu, perubahan - perubahan visual yang dapat diperoleh di lapangan fumarola.
Pemetaan puncak kawah G.Ijen adalah untuk mendapatkan peta situasi puncak dan kondisi topografi kawah pada saat ini, yang akan digunakan oleh berbagai disiplin ilmu yang akan meneliti kegunungapian selain itu untuk dapat mengetahui bentuk perubahan topografi (jika ada) disekitar G.Ijen dibanding dengan peta topografi yang lalu (tahun 1936, tahun 1938).