Gunung Sirung terdiri dari suatu kaldera jang tjukup besar. Lingkaran kawah (kraterrand) mempunjai 4 puntjak jang mengelilingi Kw. Sirung, sebelah Barat/Barat-Daja puntjak G. Sirung (922 mdpl), sebelah Selatan G. Anunggulan (Anunggulan bermaksud tergelintjir sendiri atau Mabagolang bermaksud tempat dingin), sebelah Tenggara G. Sombutang, Timur/Timur-Laut G. Tomajang. Disebelah belakang (Barat/B…
Let us assume that the permanent volcannic activity is a (steady) state of some regions in the earth's crust. This state is characterised by the rising of hot molten magma and/or by a greater than normal geothermal flow. The latter is accompanied by many secondary phenomena. Differences (cradionts) in pressure and in density of fluids will occur, and mechanical energy will be given off, appeari…
The catastropic eruption of Agung Volcano on the Island of Bali, Indonesia, in March 1963, caused the loss of more than 1,500 lives and extremely heavy economic loss of more than 5,000,000,000 Rupiahs. The eruption called for the evacuation of some 140,000 people from the danger areas, and the number of people whon it becane necessary to transmigrate immediately rose to 250,000. President Soeka…
Let us assume that the permanent volcannic activity is a (steady) state of some regions in the earth's crust. This state is characterised by the rising of hot molten magma and/or by a greater than normal geothermal flow. The latter is accompanied by many secondary phenomena. Differences (cradionts) in pressure and in density of fluids will occur, and mechanical energy will be given off, appeari…
Kegiatan G. Sangeangapi dimulai pada tanggal 29 Djanuari 1964 dengan terdjadinja letusan2 jang melempar-lemparkan bom2 dari kawah Doro Api. Fasa pertama ini kemudian disusul oleh Fasa kedua dengan muntjulnja aliran lava kira2 pada tanggal 15 Djuli 1964 dari kawah Berano. Aliran tersebut mengisi lapangan Mamba Mila disebelah timur laut, didalam kaldera lama. Hingga laporan ini ditulis, kegiatan …
Gunung Sangeang merupakan dua buah kerutjut gunungapi, jang terdjadi didalam sebuah kaldera tua, jang pinggiranja masih tampak sebelah barat dan utara. Peristiwa letusan katastrofaal pembentukan kaldera tersebut telah lama sekali terdjadi, sehingga tidak pernah disaksikan oleh manusia. Setelah itu terdjadi lagi kegiatan2 baru jang sifatnja membangun kembali gunung jang terpant jung karena seba…
G. Wurlali dipulau Damar dalam tahun 1964 masih bekerdja. Kegiatan volkanikanja terbatas pada hembusan2 kuat dari fumarola nja, hingga marupakan "blazer". Endapan belerangnja patut dihasilkan setjara sederhana oleh rakjat setempat. eadjak k.l. 51 tahun jang lalu (sadjak tahun 1913 habis digali) ternjata terdapat andapan2 baru. Air dari sungai panas di Kali adalah air mineral yang mustajab bagi …
Kegiatan kembali ("opleving") magmatik G. Agung pada tgl. 27 Djanuari 1964, merupakan letusan2 miniatur tjorak volkanion ("vulcanina type eruption"), dengan asap2 kelabu hohitam-hitoman bergumpal-gumpal serupa kol kembang dan mentjapai ketinggian maksimal k.l. 4000 m. diatas puntjaknja. Gedjala ini ternjata merupakan detik2 penghabisan dari roda kegiatan volkaniknja sedjak tgl. 16 Februari 1963…
Adapun korban2 manusia sekeliling G.Agung akibat kegiatannja dalam tahun 1963 itu, terutama disebabkan oleh awan panas. dari pada itu, ada djuga jang disebabkan bom2 sslama kegiatan memuntjak pada tanggal 16 Mei 1963 dan karena lahar jang masih panas selama kegiatan2 masih belum mereda, segera setelah paroksismal pada tanggal 17 Maret 1963. Keadaan paroksisma ini berlangsung selama k.1 10 jam d…
Pengarang tulisan ini telah mengikuti peristiwa kegiatan efusiva G. Batur dalam tahun 1963 lengkap dari permulaan sampai achir. Setelah aliran lavanja betul2 berhenti, barulah kompleks ini ditinggalkan. Landjutan dari laporan pertama lama tertunda. Sebabnja, selama musim hudjan achir 1963 hingga awal 1964, penulis harus memusatkan perhatiannja kepada lahar2 G. Agung jang mulai berkembang dengan…