Berdasarkan klasifikasi gunungapi di Indonesia, gunung Batur merupakan gunungapi aktif tipe A. Gunungapi Batur memiliki kaldera terbesar dan terindah di dunia (van bemmelen, 1979, dalam data dasar gunungapi Indonesia). Danaunya yang dinamakan Danau Batur menempati bagian timur dan tenggara kaki G. Batur pada zona di antara Kaldera I dan II. Bentuknya menyerupai bulan sabit dengan panjang l. 7,5…
Gunung Tambora adalah bagian dari busur Sunda, tali dari kepulauan vulkanik yang membentuk rantai selatan kepulauan Indonesia. Tambora membentuk semenanjungnya sendiri di Pulau Sumbawa yang disebut semenanjung Sanggar. Gunung tersebut meletus dahsyat pada 10 April 1815 yang menelan korban sekitar 92.000 Jiwa. Letusan yang amat mengerikan itu juga menyisakan sebuah kaldera yang sangat besar, ter…
Gunungapi Ndetu Napi digolongkan kedalam kelompok gunungapi Tipe C, karena kalau dilihat dari sejarahnya sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusannya. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di komplek kaldera Sokoria, dan bahkan keberadaan gunungapi ini tidak dikenal oleh penduduk yang bermukim di sekitar daerah yang dimaksud dengan ke…
Kabupaten Flores Timur merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki 4 gunungapi aktif, yaitu Gunungapi Lewotobi laki-laki, Lewotobi Perempuan, Iliboleng, dan lereboleng. Pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap bencana gunungapi yang mengancam diperlukan dalam rangka penanggulangan bencana gunungapi. Kegiatan simulasi kebencanaan geologi G. Lewotobi merupakan kegiata…
Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Penyelidikan pada gunungapi ini belum banyak dilakukan, karena dianggap sebagai gunungapi yang istirahat dari kegiatannya, atau kegiatan letusannya tidak tercatat dalam sejarah manusia.
Menurut van padang (1951), gunungapi Wai Sano digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wai Sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5…
Gunungapi Keli Bara digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada disebelah utaranya, yaitu G. Kelimutu, beberapa penduduk setempat menyebutnya gunung Sokoria. G. Keli Bara adalah gunungapi sekunder yang tumbuh di dalam kaldera Sokoria yang bergaris tengah…