Pekerjaan pertama adalah memeriksa keadaan sekitar muka terowongan Lahar Badak (Outlet) tgl. 6 Mei 1978. Waktu pemeriksaan jam 09.35. Cuaca agak mendung, suhu udara 28°C, suhu air 33°C. Warna air jernih, tercium bau busuk disekitar tempat ini. Suara air di "outlet" sangat keras. Sayap (tembok) sebelah selatan roboh, tergeletak dibawah "outlet", dan banyak potongan batang batang kayu dan bambu…
Berdasarkan Memo Dinas Kepala Bagian Proyek Pengawasan Gunungapi No. 159/WSP/01/76, tanggal 15 Desember 1976, yang ditujukan kepada Ke pala Proyak Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi, dan dengan dikeluarkan- nya Memo Dinas Kepala Proyek Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi No.423/ 2SDV/45/76, tanggal 15 Desember 1976, dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 5516/3/1976, tanggal 15 Desember 1976, …
Kegiatan G. Kelut diamati secara berkala guna mengumpulkan data-data kegiatan sebelum letusan, Beberapa parameter yang diharapkan dapat digunakan sebagai penunjuk peningkatan kegiatan diantaranya yaitu seismik, suhu air danau kawah dan lain-lain. Dengan dipasangnya jaring-jaring seismograp 3 komponen vertikal akan dapat dianalisa arah dan asal suatu gempabumi, terutama dimaksudkan untuk menetah…
Peramalan letusan gunungapi masih merupakan masalah yang sampai sekarang belum dapat dipecahkan secara tuntas menginat sifat yang berbeda pada masing - masing pada umumnya
Gunung Kelut (+ 1931) yang terletak dibatas Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang (Jawa Timur) pada posisi geografi 7'56 lintang selatan dan 112'18'30" Bujur Timur adalah salah satu gunung berapi berdanau kawah yang masih aktif.
Pemasangan kabel di bawah tanah yang utama dari observatori G. Kelut di Margomulyo sampai di Bambingan telah selesai dalam bulan Agustus 1975. Kabel yang terpasang sepanjang 1K. 4000 m.
Untuk menentukan berapa volum air danau kawah G. Kelut haruslah peta kawah G. Kelut diukur kembali. Dalam pelaksanaannya, pada tanggal 13 Pebruari 1978 penulis serta 3 orang petugas Sub Direktorat Vulkanologi, Direktorat Geologi, ditugaskan untuk melakukan pengukuran kedalaman kawah G. Kelut selama 27 hari.
Gunung Kelut merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di P. Jawa. Peramalan kapan terjadinya letusan sangat diperlukan karena penduduk yang bermukim disekitarnya cukup padat.
A gradual temperature increase of the crater lake water from normal, i.e. 32° - 33° C, was recorded since the last week of August 1973. The estimated"critical" temperature, i.e. around 40°C, was reach ed on November 5, 1973. Since then the water temperature fluctus ted between 38° C and 40°°c until approximately the end of Janua ry 1974. On January 31 a temperature of 41° C was measured,…