Peninjauan perkembangan lahar Gunung Kelut dilakukan pada bulan Mei 1992, terutama untuk melihat sampai sejauh mana perkembangan lahar setelah musim penghujan sampai bulan Mei 1992, sehingga untuk musim hujan berikutnya bisa diperkirakan daerah atau tempat mana saja yang mungkin akan terlanda dan langkah - langkah penanggulangannya.
Penyuluhan dilaksanakan di daerah Kabupaten Sleman yang meliputi tiga wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Tempel, Kecamatan Pakem dan Kecamatan Turi, pada tanggal 15, 16, dan 17 Juli 1992. Lokasi penyuluhan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat.
Hasil pendataan penduduk pada Mei 1992 mencatat bahwa, jumlah penduduk yang terancam bahaya G.Dieng sebanyak 55.167 jiwa. Berdasarkan pada hal - hal tersebut di atas tim penyuluhan gunungapi dikirim ke daerah bahaya G.Dieng untuk memberikan informasi dan mengingatkan kembali bahaya yang telah dan mungkin terjadi, baik bahaya letusan maupun gas racun.
Dalam penelitian ini, dilakukan pengukuran harga besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekitar Gunung Gede - Gunung Pangrango, sedangkan titik acuannya (BASE) terletak didepan kantor PGA Gunung Gede.
Seksi Petrokimia dan Gas pada bulan Agustus 1992 melakukan penyelidikan tentang situasi kawah, analisa gas, analisa air, serta sampling batuan puncak. Hasil penyelidikan ini dapat dijadikan data dasar serta membantu dalam upaya pemantauan G.Gede. Pendakian ke puncak G.Gede bisa dilakukan dari beberapa arah. Sedangkan pendakian yang dilakukan pada penyelidikan ini melalui route G.Putri-G.Sela-Ka…
Penelitian laharan dan geologi yang dilakukan di daerah K. Senowo, K.Lamat, K. Blongkeng dan sekitarnya dimaksudkan untuk mengetahui penyebaran awan panas dan lahar yang terjadi sebagai akibat aktivitas G. Merapi yang sedang berlangsung.
Laporan ini membahas pengolahan dan analisis data seismik Gunung Semeru yang difokuskan pada pendekatan kualitatif. Analisis dilakukan terhadap frekuensi kejadian gempa berdasarkan magnitudo laju pelepasan energi seismik serta beberapa parameter seismik lainnya guna memperoleh gambaran karakteristik aktivitas seismik Gunung Semeru.
Sesuai rencana kerja dalam tahun anggaran 1991/1992, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi - Bandung telah menugaskan seorang personil, yaitu Ir. Kastiman Sitorus MSc. dengan SPPD No. 708/0441/3402/92 untuk melaksanakan pengumpulan data hasil pengamatan kegempaan, evaluasi dan kesebandingan terhadap data sebelumnya atau dengan data geologi lainnya, kemudian menentukan status perke…
Untuk memantau kegiatan G.Ciremai telah dibangun sebuah Pos Pengamatan di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Pos dilengkapi peralatan dan alat komunikasi, yang dikelola oleh tiga petugas setempat. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengamatan visual, kegempaan, dan pengukuran suhu air panas disamping dilakukan pemeriksaan puncak secara berkala.