The violent ejection of a crater-lake by a sudden resumption of explosive activity produces one of the most devastating and murderous kind of volcanous disasters, with huge hot mud-flows, called all over the world by their javanese name "lahars". KELUD volcano presently presents such a menace.
Laporan meliputi hasil pemeriksaan kegiatan Gunung Merapi mulai dari penyebaran abu dan awan pijar , perhitungan kubah lava G. Merapi, serta banjir lahar pada jalur K. Bebeng, K. Krasak, K. Putih
Maksud proyek 1977-1978 ini adalah untuk memperluas proyek sebelumnya, yakni proyek 1976-1977. Proyek yang terakhir ini bertujuan membuat sistem telemetri (Kawah Gunung Kelut - Margomulyo) untuk mengukur sebuah variabel saja yakni suhu pada titik dekat outlet air kawah Gunung Kelut.
Maksud pengukuran suhu danau kawah Kelut adalah untuk mengetahui penyebaran panas di danau secara keseluruhan (di muka danau, di dasar danau dan di daerah batang tubuh), dan langkah berikutnya untuk menetapkan tempat-tempat pengukuran suhu di dasar danau untuk kemudian hari dilakukan secara teratur setiap bulan.
Laporan hasil pengukuran kubah lava yang tersisa setelah longsoran yang terjadi pada tanggal 21 sampai dengan akan dimulainya pengukuran (27 Agustus 1978)
FIHAK PERTAMA telah menyerahkan kepada FIHAK KEDUA dan FIHAK KE- DUA telah menerima dengan baik penyerahan dari FIHAK PERTAMA : Satu perangkat Alat Pengukur Suhu Jarak Jauh dengan sistim yang terkuasai di laboratorium dan telah diuji bekerjanya dengan baik di medan/lapangan. Alat tersebut dilengkapi dengan laporan-laporan penelitian se cara cermat dan terpercaya beserta pengolahan data-data yan…
Pekerjaan pertama adalah memeriksa keadaan sekitar muka terowongan Lahar Badak (Outlet) tgl. 6 Mei 1978. Waktu pemeriksaan jam 09.35. Cuaca agak mendung, suhu udara 28°C, suhu air 33°C. Warna air jernih, tercium bau busuk disekitar tempat ini. Suara air di "outlet" sangat keras. Sayap (tembok) sebelah selatan roboh, tergeletak dibawah "outlet", dan banyak potongan batang batang kayu dan bambu…
Berdasarkan Memo Dinas Kepala Bagian Proyek Pengawasan Gunungapi No. 159/WSP/01/76, tanggal 15 Desember 1976, yang ditujukan kepada Ke pala Proyak Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi, dan dengan dikeluarkan- nya Memo Dinas Kepala Proyek Penyelidikan/Pengawasan Gunungapi No.423/ 2SDV/45/76, tanggal 15 Desember 1976, dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 5516/3/1976, tanggal 15 Desember 1976, …
Untuk melengkapi kebutuhan data kordinat dan tinggi diatas muka laut di Pos pengawasan G. Semeru (G. Sawur dan Tawonsongo), telah dilakukan pengukuran untuk hal tersebut.
Pada tanggal 7 Januari 1977 diketahui terdapat empat pilar yang telah dibagun di puncak merapi. Penugasan kali ini ilah melaksanakan pengukurannya. Pengukuran dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari cuaca buruk