Semeru volcanic complex is basalt-andesite composite volcano in east java. the volcano consist of two cones namely old semeru (Mahameru) and young semeru. Mahameru products consist of pyrocclastic flows, pryroclastic falls and lahar deposit. Semeru eruptives are produced from summit and flank eruptions. The product composed of basalt-andesite lavas, pyroclastic falls, pyroclastic flow, lahar an…
Geologi gunungapi papandayan pada dasarnya mencakup geomorfologi, volkanostratigarafi, struktur geologi dan aspek lain. Keadaan morfologi dapat dilihat berdasarkan pengamatan peta topografi, potret udara maupun keadaan bentang alam dilapangan. Stratigrafi gunungapi dan penamaan satuan batuan yang menyusun G. Papandayan didasarkan pada ciri litologi, mekanisme pengendapan, superposisis, umur, su…
secara geografi gunungapi papandayan termasuk kedalam wilayah kabupaten Garut, jawa barat dengan puncak tertinggi 2665 meter diatas permukaan air laut atau 1950 di atas dataran Garut. G. Papandayan merupakan gunungapi aktif berbentuk strato dibangun oleh pergantian anatara perlapisan aliran lava dan endapan piroklastik. Erupsinya sering berpindah pusat dari satu kawah ke kawah lainnya sehingga …
Inventarisasi potensi wisata Gunungapi Kelimutu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang obyek wisata yang sudah dikenal dan dikelola secara profesional seperti 3 danau kawah di daerah puncak, tetapi juga obyek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Berdasarkan persetujuan melalui Surat dari Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Ende, maka penyuluhan/bimbingan G. Kelimutu dipilih di daerah yang dianggap rawan terhadap bahaya letusan G. Kelimutu yaitu Wilayah Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende. Penyuluhan/bimbingan G.Kelimutu diselenggarakan pada hari Sabtu, 16 Mei 1998, pukul 08.30 WITA di Ruang Serbaguna Sekolah Dasar 3 Wolowaru, Kec. Wo…
Inventarisasi potensi wisata Gunungapi Kelimutu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang obyek wisata yang sudah dikenal dan dikelola secara profesional seperti 3 danau kawah di daerah puncak. tetapi juga obyek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
G. Gamkonora (+1635 m dpl) merupakan gunungapi yang paling aktif di Pulau Halmahera. Selama masa sejarah, gunungapi tipe A ini telah menunjukan peningkatan kegiatan vulkanik atau letusan sejak tahun 1564/1565 sampai saat ini telah tercatat sebanyak 10 kali. Peningkatan kegiatan terakhir terjadi pada tahun 1987 yaitu berupa letusan kecil dengan hujan abu. Sedangkan letusan terakhir yang cukup he…
G. Gamalama (+1715 m dpl) merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate, merupakan pulau gunungapi yang hampir berbentuk lingkaran dengan jari-jari 5,8 km, luas lk. 105 km² dengan nama Pulau Ternate (Gb. 1). Kota Ternate yang merupakan ibukota Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, terletak di kaki tenggara G. Gamalama. Berdasar…
G. Dempo merupakan gunungapi aktif tipe A yang letusan atau kegiatan vulkaniknya umumnya melemparkan lumpur (letusan freatik ?), menghancurkan kayu-kayu di daerah puncak dan menimbulkan hujan abu di sekitar gunungapi. Menurut catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik G. Dempo tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini terjadi lk. 19 kejadian. Derajat bahaya gunungapi erat kait…
Sistem telementri G. Kelut bertujuan untuk mengetahui keadaan kawah terutama suhu, pH dan konduktifitas air danau kawah dengan cara jarak jauh yang dilengkapi sistem pancar.