Maksud kegiatan ini sebagai realisasi dari Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi kanwil, untuk itu maka perlu dilakukan pemantauan/pengawasan untuk mengetahui antara lain sejauh mana penerapan daerah bahaya gunungapi (kawasan rawan bencana gunungapi), kaitannya dengan pengembangan lingkungan pembangunan di sekitar gunungapi.
Kegiatan pemantauan dan penyuluhan ini dilakukan pada lokasi akibat letusan G. Lewotobi Laki - laki (+1584m) pada 1 Juli 1999 pukul 10.59 WITA, yang telah menimbulkan kebakaran hutan akibat lontaran bom vulkanik (batu pijar). Kegiatan penyuluhan gunungapi telah dilakukan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan Daerah Bahaya.
Maksud kegiatan ini sebagai realisasi dari Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi Kanwil, untuk itu maka perlu dilakukan pemantauan untuk mengetahui antara lain sejauh mana penerapan Daerah Bahaya Gunungapi (Kawasan Rawan Bencana Gunungapi), kaitannya dengan pengembangan lingkungan pembangunan di sekitar gunungapi.
G. Rokatenda terakhir meletus tahun 1985, hal ini menunjukkan bahwa gunungapi ini tetap aktif yang ditunjukkan dengan adanya aktivitas fumarol dan solfatar, sehingga perlu diwaspadai karena bentuk dan posisinya yang dikelilingi oleh perkampungan dengan jumlah penduduknya mencapai 10.609 jiwa. Sebagian besar penduduk tersebut umumnya sulit atau keberatan untuk dipindahkan dengan alasan disamping…
Maksud pemantauan ini adalah sebagai realisasi Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi Bali NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi Kanwil antara lain untuk mengetahui sejauhmana Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi (d.h. Daerah Bahaya Gunungapi), di G. Lewotobi dan sekitarnya.
Keadaan kawah/puncak G. Sangeang Api (Doro Api, 1842 mdpl), merupakan kubah lava yang tertutup jatuhan piroklastika yang diselimuti hasil sublimasi belerang, suhu maksimum solfatara tertinggi 350 C dan fomarol berkisar 55 C sampai 92 C. Gejala seismik yang tercatat, periode Juli - November 1995 tidak terjadi peningkatan gempa vulkanik, tercatat 262 kali tektonik jauh, 26 kali tektonik lokal dan…
Maksud penyelidikan/pemantauan daerah bahaya komplek G.Tambora ini adalah merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi Seksi Geologi Umum dan Vulkanologi serta realisasi Pelimpahan Sebagian Wewenang Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral kepada Kanwil Departemen Pertambangan dan Energi mengenai Pemantauan Gunungapi.
Gunung Rinjani adalah gunungapi aktip. Termasuk dalam tipe strato dengan kaldera yang berdanau. Merupakan gunungapi paling tinggi di Indonesia setelah Gunung Kerinci terletak dalam wilayah Nesatenggara Barat (P.Lombok). Secara geografis terletak pada garis 116°15'-116°35' BT dan 8°108040 dengan ketinggian 3726 meter dari muka laut dan danau kaldera 1998 meter.
Gunungapi disatu pihak dapat merupakan sumber bencana, dilain pihak juga dapat merupakan sumber kesejahteraan. Salah satu dari tiga gunungapi aktif di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Komplek Gunungapi Rinjani (+ 3726 m) yang menjulang di Utara Pulau Lombok, menempati Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat. Komplek Rinjani mempunyai kaldera berukuran 4888 X 3500 m, dengan yang men…
Indonesia is formed by the interaction of three large plates producing volcanic paths magmatic pathways and sediment deposits, as well as forming geological diversity and geological heritage that are potential to be developed into geotourism and geopark areas. Whitin a period of 800 years, Indonesia has produced three caldera with a diameter 7km (Rinjani, Tambora and Krakatau).