G. Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif berbentu strato di wilayah Jawa BArat, nama lainnya Cereme, Cerme atau Ceremai yang mempunyai 3 kawah di puncaknya yaitu Kawah Barat, Kawah Timur, dan Gua Walet. Evolusi kegiatan vulkanik G. Ciremai, diawali oleh kegiatan G. Putri dan disusul oleh kegiatan G. Gegerhelang, kemudia kegiatan G. Ciremai hingga saat ini. G. Ciremai juga memiliki erupsi…
Sesuai dengan rencana kerja Saksi Pemetaan Geologi, Proyek Pemetaan Geologi Endapan Gunungapi, DIrektorat Vulkanologi pada tahun anggaran 1983/1984 Triwulan ke I akan melakukan pemetaan geologi daerah Gunungapi Ciremai dan sekitarnya. Tujuan penyelidikan ialah pengumpulan data geologi yang meliputi stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi serta sebarannya sehingga dapat diterbitkan suatu …
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Di bawah mikroskop lava-lava G. Ciremai umumnya memiliki tekstur porfititik, innequigranular, kemas tutup
G. Ciremai atau Cereme (3.078 m dpl) merupakan gunungapi aktif, terletak di wilayah Kabupaten Majalengka, Kuningan dan Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Di sekeliling G. gede ini terdapat objek-objek penting meliputi kawasan pemukiman, lahan pertanian, wisata, indutsri dan objek lain yang berpotensi terancam bahaya erupsi G. Ciremai.
Ciremai merupakan gunungapi Kaurter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805.
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktid dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara umum di bawah mikroskop batuan G., Ciremai menunjukkan tekstur porfiritik yang kuat, dengan fenokris plagioklas yang mendominasi, serta klinopiroksen yang kaya Ca, ortopirokse, olivin, titanomagenetit dan hornblenda (CA-amfibol). Dari hasil penelitian terdahulu diketahui bahwa mayoritas…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat…
Wilayah di sekitar gunung api umumnya memiliki tanah yang subur, serta sumber daya gunung apa yang banyak sehingga menarik penduduk untuk tinggal di sekitar gunung api. Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dengan pemahaman kebencanaan belum merata pemanfaatan sumber daya alam dan penataan ruang yang tidak tepat menyebabkan risiko bencana alam menjadi besar.
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Sejak erupsi terakhir 1937 hingga kini G. Ciremai dalam keadaan istirahat kecuali terjadi beberapa kali kegempaan yang meningkat namun kemudian normal kembali. Produk yang dikeluarkan gunungapi ini dapat membahayakan serta memusnahkan segala yang dilalui…
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Produk yang dikeluarkan gunungapi tersebut dapat membahayakan serta memusnahkan semua yang dilaluinya. Untuk mengantisipasi serta mengurangi korban yang mungkin terjadi, maka perlu dilakukan evaluasi Kawasan Rawan Bencana Gunungapi.