JAKARTA, 22 Oktober 2026 – Dalam upaya mewujudkan sistem peringatan dini bencana geologi yang lebih mutakhir dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, secara resmi meluncurkan pembaruan masif pada ekosistem digital kebencanaan geologi MAGMA Indonesia (Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia). Pembaruan ini tidak hanya membawa peningkatan dari sisi teknologi, tetapi juga memperluas jangkauan aksesibilitas publik dan para pemangku kepentingan dalam memantau dan merespon potensi bahaya geologi secara real-time.
Mengenal MAGMA Indonesia
MAGMA Indonesia adalah sistem diseminasi informasi kebencanaan geologi terpadu, mencakup gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah, yang dikembangkan oleh PVMBG, Badan Geologi, Kementerian ESDM sejak tahun 2015.
MAGMA Indonesia bukan sekadar aplikasi biasa, melainkan sebuah ekosistem digital yang mengintegrasikan manajemen data dari lapangan, analisis multiparameter, hingga penyebaran informasi dan peringatan bahaya geologi langsung ke publik dan pengambil kebijakan secara real-time.
Keandalan MAGMA Indonesia sendiri telah mendapatkan pengakuan luas baik di tingkat nasional maupun internasional:
● Top 40 Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2017: Diberikan oleh Kementerian PANRB.
● Top 15 Kelompok Khusus KIPP 2023: Diberikan oleh Kementerian PANRB.
● Honourable Mention UNPSA 2026: Ajang prestisius United Nations Public Service Awards oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Perkembangan Inovasi: Kini Menjangkau Semua Perangkat
Pembaruan ini tidak hanya membawa peningkatan dari sisi teknologi, tetapi juga memperluas jangkauan aksesibilitas publik dan para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam memantau potensi bahaya geologi secara real-time. Menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, MAGMA Indonesia versi terbaru kini dirancang sepenuhnya sebagai aplikasi multi-platform. Publik kini dapat mengakses informasi kebencanaan kapan saja dan di mana saja melalui:
● Web Portal: Dapat diakses dengan lancar dari semua jenis browser dan perangkat (PC/Laptop/Tablet).
● Smartphone Android: Tersedia untuk diunduh bagi pengguna ekosistem Android.
● iPhone (iOS): Kini hadir secara resmi bagi pengguna perangkat Apple.
10 Fitur dan Inovasi Baru
Selain peningkatan aksesibilitas, MAGMA Indonesia menghadirkan 10 pembaruan fitur utama untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana:
1. Geohazard Location Awareness: Kemampuan pintar untuk mendeteksi dan memberikan kesadaran posisi pengguna terhadap kawasan rawan bencana geologi di sekitarnya.
2. Sejarah Riwayat Aktivitas Gunung Api: Menyediakan basis data riwayat tingkat aktivitas gunung api yang komprehensif untuk edukasi dan analisis.
3. Data Kajian Gerakan Tanah Terbaru: Informasi hasil kajian kejadian tanah longsor atau gerakan tanah terbaru yang lebih cepat tersaji untuk publik.
4. Analisis Geologi Gempa Bumi Terbaru: Pembaruan hasil analisis geologi gempa bumi yang lebih cepat tersaji untuk publik.
5. Pemantauan Visual (CCTV) yang Lebih Stabil: Kinerja streaming kamera pemantau gunung api yang telah ditingkatkan, memberikan visualisasi kondisi kawah dan lereng secara lebih lancar.
6. Live Seismogram yang Lebih Stabil: Pemantauan sinyal gempa dengan teknologi yang memastikan kelancaran data minim interupsi.
7. Arsitektur Sistem dengan Teknologi Terkini: Rombak total pada infrastruktur digital di belakang layar, menjadikan MAGMA Indonesia lebih cepat, aman, dan lebih sanggup menampung lonjakan akses saat terjadi krisis kebencanaan geologi.
8. Filter Waktu untuk Kejadian Bahaya Geologi: Pengguna kini dapat memfilter dan mencari query bahaya geologi termasuk gunungapi, gerakan tanah, gempa bumi, dan tsunami berdasarkan rentang tanggal tertentu yang dipilih secara interaktif.
9. Pengayaan Integrasi Data melalui API: Penyediaan Application Programming Interface (API) yang memungkinkan stakeholder (seperti BNPB, BPBD, dan kementerian/lembaga lain) untuk menarik dan mengintegrasikan data dan informasi dari MAGMA Indonesia langsung ke dalam sistem mereka.
10. Implementasi Common Alert Protocol (CAP): Standardisasi format peringatan dini berbasis internasional melalui API yang terintegrasi secara langsung bagi stakeholder dan publik, memastikan setiap peringatan yang keluar seragam, jelas, dan dapat diproses oleh mesin atau aplikasi lain.
"Kenali, Patuhi, Siapkan": Menuju Masyarakat Indonesia yang Siap dan Tangguh Bencana
Bersamaan dengan peluncuran wajah baru ini, Kementerian ESDM juga memperkenalkan tagline kampanye mitigasi bencana yaitu: "Kenali, Patuhi, Siapkan". Melalui kehadiran MAGMA Indonesia, masyarakat diajak untuk mengenali potensi bahaya yang ada di sekitarnya. Selanjutnya, sistem ini menyediakan informasi dan rekomendasi resmi yang harus dipatuhi dan dijadikan referensi utama dalam melakukan persiapan menghadapi potensi ancaman bahaya geologi.
MAGMA Indonesia membantu pengambilan
keputusan jangka pendek yang dapat menjadi panduan respons cepat bagi para pemangku
kepentingan hingga masyarakat umum. Pada intinya, MAGMA Indonesia dirancang untuk
memberdayakan multi pihak agar mampu melakukan aksi dini (early-action) yang tepat
sasaran sehingga berpotensi meminimalisir risiko dan dampak dari bencana geologi.
Melalui pembaruan ekosistem MAGMA Indonesia ini, Kementerian ESDM tidak hanya
menghadirkan sekadar aplikasi, melainkan sebuah infrastruktur informasi mitigasi bencana
geologi yang end-to-end. Dengan dukungan teknologi terkini dan integrasi API berstandar
internasional, kami berharap informasi peringatan dini dapat diterima secara lebih cepat,
tepat, dan menyeluruh oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan dan pengambil
kebijakan.
Masyarakat dapat mengakses portal web MAGMA Indonesia (https://magma.esdm.go.id)
atau mengunduh aplikasi terbarunya di Google Play Store
(https://play.google.com/store/apps/details?id=com.magma.pvmbg.magmaindonesia&hl=id)
dan Apple App Store (https://apps.apple.com/us/app/magma-indonesia/id6757591864)
untuk mendapatkan akses informasi kebencanaan geologi yang valid, resmi, terpercaya dan
dapat diandalkan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
Badan Geologi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral