Merapi merupakan salah satu gunungapi paling aktif, bukan hanya di Indonesia akan tetapi di dunia. Seperti umumnya gunungapi di Indonesia, Merapi merupakan gunungapi strato dengan puncak tertinggi mencapai 2968 m diatas permukaan laut. Bagian puncak Merapi dicirikan pertumbuhan kubah lava yang tidak stabil.
Guungapi Gede yang letaknya berdampingan dengan gunungapi Panrango membentuk suatu gunungapi kembar. Sehubungan dengan letaknya yang berdekatan, sering disebut sebagai Komplek Gunungapi Gede - Pangrango. Gunungapi Pangrango yang relatif lebih tua dari pada Gede sudah tidak memperlihatkan aktifitas vulkanismenya lagi dan berpindah ke gunungapi Gede.
Komplek Gunungapi Ijen merupakan gunungapi strato yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, dengan karakteristik yang khas berbeda dari gunungapi lainnya di Indonesia. Komplek Ijen adalah suatu komplek gunungapi yang terdiri dari beberapa gunungapi yang tumbuh di sekitar dinding kaldera dan di dalam kaldera Ijen Tua.
Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif dan sekaligus merupakan gunungapi tertinggi di Jawa Barat dengan elevasi 3078 meter di atas muka laut. Bila dilihat dari rangkaian penyebaran gunungapi di Jawa Barat dari barat ke timur, Ciremai merupakan gunungapi soliter yang terpisah dari rangkaian gunungapi lainnya.
Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A, berbentuk kerucut terpancung, yang dibangun oleh perselingan aliran lava dan endapan piroklastika aliran dan jatuhan. Bentuk kerucutnya yang tidak teratur diakibatkan oleh pusat erupsi yang sering berpindah tempat. Dalam sejarah kegiatannya Papandayan tercatat meletus atau meningkat kegiatannya sebanyak 11 kali, yaitu pada tahun 1772, 1882, 1923, 19…
Kelud merupakan salah satu gunungapi strato andesitik di Jawa Timur. Sejarah aktivitas gunungapi Kelud yang tercatat sejak tahun 1000 hingga abad 20 merupakan salah satu fokus perhantian dalam melakukan prakiraan bahaya letusan Kelud pada masa yang akan datang. Dengan interval antar letusan yang cukup rapat menjadikan Kelud sebagai gunungapi yang sangat aktif.
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khusus daerah-daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi dan evolusi pembentukan gunungapi Egon dengan menggunakan berbagai data yang menunjang, baik berupa pengamatan geologi langsung (lapangan), data pengamatan tak langsung (foto udara) serta ditunjang dengan analisis laboratorium. Dari berbagai data yang telah kami dapatkan dapat diketahui penyebaran batuan, stratigrafi, struktur geolog…
G. Egon di Flores Timur termasuk salah satu gunungapi Tipe B. Sewaktu-waktu terhadap gunung ini dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kegiatan / meletus dan akan mempengaruhi kestabilan kehidupan lingkungan disekitarnya. Sebelum terjadinya dampak negatit yang ditimbulkannya maka perlu dilakukan berbagai penelitian terhadap gunungapi tersebut. Salah satu penelitian yang akan dilakukan adalah pe…
Pemetaan Geologi Komplek Gunungapi Dukono dimaksudkan untuk menyajikan data dasar geologi gunungapi yang diharapkan dapat dipergunakan sebagai aplikasi kajian kegunungapian lainnya. Lebih lanjut pemetaan geologi ini ditujukan untuk mengetahui jenis, urutan dan genesis batuan / endapan hasil erupsi gunungapi di Komplek Dukono serta gambaran umum kerangka pembentukan gunungapi yang tersaji dalam …