Dalam tahun anggaran 1993/1994, Direktorat Vulkanologi, Sub Dit. Penetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi gunungapi G. Gankonara berdasarkan pada tafsiran potret udara. Gunungapi ini terletak dibagian baratlaut Halmahera, termasuk kecamatan Ibu, Kewedanaan Jailolo, Kabupaten Maluku Utara. Secara geografis terletak pada 1°22,5 Lintang Utara, 127° Bujur Ti…
G. Dukono merupakan salahsatu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di Halmahera Utara dengan ketinggian puncak ± 1.087 m. Tubuh gunungapi ini menempati atau berada di wilayah kecamatan Galela dan Tobelo. Di sekitar puncak G. Dukono dijumpai beberapa pusat kegiatan vulkanik terdahulu, sebagian besar telah padam dan tidak dijumpai sisa-sisa kegiatan vulkaniknya baik berupa solfatara maupun fumar…
G. Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di darah kepulauan Maluku di sebelah barat P. Halmahera, Maluku Utara, dan di dalamnya terletak kota Kabupaten Ternate atau dikenal pula sebagai P. Ternate. P. Ternate merupakan pulau yang dibentuk oleh endapan material letusan G. Gamalama, yang terjadi selama pertumbuhan gunungapinya dalam kurun waktu geologi, sehingga…
Pada pelaksanaan pemetaan topografi tahap kedua tahun anggaran 1995/1996 Seksi pemetaan Topografi, sub.Dit. Pemetaan Gunungapi menugaskan penulis (Sobana) beserta sdr. Agus Karim untuk melakukan pemetaan situasi topografi kawah G. Makian yang terletak di Pulau Makian.
Pada 11 Juni 1991ditugaskan satu tim pengukuran situasi topografi gunungapi ke . Gamalama. Kabupaten Maluku Utara, profinsi Maluku. Tim pengukuran terdiri dari Rochanan dan Agus Martono dengan SPPD No.355/0441/3402/1991 dan 356/0441/3402/1991. Pelaksanaan perkerjaan selama 36 (tiga puluh enam) hari termasuk perjalanan selama 6 (enam) hari.
1. PENDAHULUAN G. Gamalama yang dikenal dengan sebutan Peak van Ternate (1715 d.p.1), terletak di Kabupaten Maluku Utara Propinsi Maluku dengan posisi geografi 0 48 LU dari 127 19.5 BT, merupakan sebuah gunungapi strato dan termasuk salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Selana sejarah gunungapi ini termasuk yang sering meletus. Peningkatan kegiatan dalam sejarah yang pertama kali terjadi …
Peta daerah bahaya ditentukan berdasarkan penelitian lapangan laporan- laporan sebelumnya. Naskah referat Gunung Sorik Marapi oleh Adnawidjaja yang telah selesai dibuat pada tanggal 14 September 1970 telah memperkirakan batas - batas daerah bahayanya, berdasarkan peta topografi dan tiga laporan sebelumnya.
Tiap - tiap pengunjung mnyusun laporan sendiri masing - masing. Ada seutus pepatah: lain kaki lain pasakan. Demikian pula dari hal susunan laporan, misalnya cara - cara W. Van Bemmelen (lampiran 1) dan Sudarmo - Merto (lampiran II), berlainan dan berjauhan.
Seperti pula halnya dengan g. Peuet Sague, penelitian lapangan G. Bur ni Telong yang diharapkan dapat menghasilkan suatu Peta Daerah Bahaya sementara disekitaranya, dalam tahyn pertama pembangunan lima tahun ini; tidak dapat dilangsukan dan sebagai kompensasinya pula telah dilakukan pengumpulan data mengenai gunungapi ini yang dicantumkan di sini dalam bentuk "sesuai dengan bunyi aslinya", tanp…