Satu rentetan gempabumi vulkanil terjadi setelah letusan seminggu fraktik di Mandosawu. Kegempaan tersebut diikuti dengan cermat dan ditafsirkan kemudian sebagai indikasi perubahan tipe letusan dari fraktik Ternyata, magma menerobos hingga permukaan cikal-bakal G. Anak Ranakah. Bersama waktu ke magmatik. dan lava tersebut membangun bentuk kubah
G. Gamalama (1715 mdp.) terletak pada posisi 0° 48' LU dan 127° 19,5' BT berada dalam wilayah Provinsi Maluku. Gunung api dengan tiper strato dikenal sebagai biangnya pembentukan P. Ternate dan saat ini Ibukota Kabupaten Tk. II Maluku Utara berkedudukan di sini. Pulau ini mempunyai luas kurang lebih. 40 km² dengan jumlah penduduk 75.723 jiwa pada thn. 1981.
G. Gamalama (1715 m dpl) adalah salah satu gunungapi paling aktif di Maluku Utara. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate (puncak Ternate), merupakan pulau gunungapi (tipe strato) yang hampir berbentuk lingkaran. Jari-jari pulau ini 5,8 km dengan luas lebih kurang 105 km². Secara geografis terletak di P. Ternate, di sebelah barat P. Halmahera dengan posisi 0° 48' Lintang Utara, …
Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
Melanjutkan penelitian yang telah dilakukan pada tahun 1984 saat mana terjadinya letusan dan diakhiri dengan leleran lava, maka selama April sampai dengan September 1985 dilakukan kembali analisa kegempaan karena teramati gejala perubahan kegiatan. Sesungguhnya sejak mengalirnya lava pada Februari 1985 kegiatan G.Karangetang tidak pernah berhenti.
Ternate, pulau yang memiliki sejarah kerajaan yang menarik di masa lalu dan menguasainya sebagai jajahan P. Halmahera dan beberapa pulau-pulau kecil di sekitarnya. Kini, Ternate adalah Ibukota Kabupaten Maluku Utara, Provinsi Maluku. Pulai ini sesungguhnya adalah pulau gunungapi yang terletak berbentuk hampir bulat dengan garis tengah 5.8 km dan mempunyai luas lk 40 km², terletak pada posisi g…
G. Kie Besi di P. Makian yang berada dalam wilayah Kecamatan Makian, Kabupaten Maluku Utara, Provinsi Maluku, termasuk salah satu gunungapi yang sudah lama istrahat. Kegiatannya yang terakhir terjadi pada 1890, berarti sudah 95 tahun berdiri tegak tanpa kegiatan sama sekali. Selama masa istirahat sempat dilakukan beberapa kali pendakian puncak dan baru 5 (lima) kali berhasil mencapai dasar kawa…
Dengan telah selesainya pembangunan Pos Pengamatan Gunungapi (Pos PGA) G Dukono dan G Gamkonora di Halmahera bagian utara, Propinsi Maluku Utara, maka sejak bulan Mei 1994 kegiatan G. Dukono dan G. Gamkonora baik visual, maupun kegempaannya sudah dapat dimonitor secara terus menerus oleh Direktorat Vulkanologi melalui Pos PGA tersebut. Pos PGA G Dukono terletak di Desa Mamuya (Foto 1), Kecamata…
Doro Api yang berarti gunungapi merupakan puncak tertinggi dan titik kegiatan G. Sangeang Api yang berada di dalam wilayah administratif Kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat, pada posisi geografis 8°11' LB dan 119°3,5' BT. Gunungapi yang bertipe strato tersebut puncaknya menjulang hingga ketinggian 1949 mdpl. Tahun 1512 merupakan penampilannya yang pertama yang d…
Tindak lanjut yang dilakukan dalam upaya mendeteksi tingkat kegiatan G. Colo yang meletus pada 23 Juli 1983, yaitu melakukan pengamatan seismik di P. Una-Una. Usaha ini dimaksudkan sejalan dengan pemetaan hasil bahan letusan oleh Subdit. Pemetaan Gunung api dan untuk melacak tingkah pola kegempaannya pada jarak yang lebih dekat, sehingga diharapkan diperoleh hasil yang lebih akurat. Juga pada k…