Konservasi
Laporan Penelitian Keprospekan dan Optimalisasi Bahan Galian Untuk Wilayah Pertambangan di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi prospek dan optimalisasi bahan galian di Kabupaten Mandailing Natal sebagai dasar penetapan wilayah pertambangan yang berkelanjutan. Kajian dilakukan terhadap berbagai komoditas dengan mempertimbangkan aspek potensi, kondisi geologi, infrastruktur, serta lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batubara, emas aluvial, dan batuan peridotit tidak prospektif untuk dikembangkan, sedangkan mangan hanya layak untuk penambangan rakyat. Kaolin teridentifikasi sebagai potensi hasil pelapukan dan aktivitas hidrotermal, namun sebagian belum prospektif untuk diusahakan. Kandungan Cu pada beberapa lokasi penambangan rakyat relatif tinggi dan memerlukan kajian lanjutan. Berdasarkan evaluasi teknis, lingkungan, dan regulasi, beberapa daerah memiliki potensi untuk ditetapkan sebagai wilayah pertambangan.
Tidak tersedia versi lain