Text
Studi Kebijaksanaan Perbatubaraan Nasional di Propinsi Sumatera barat
Studi Kebijaksanaan Perbatubaraan Nasional di Sumatera Barat bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan kebijaksanaan perbatubaraan oleh pemerintah di Provinsi Sumatera Barat, khususnya ditinjau dari sektor industri dan perdagangan serta sektor pertambangan dan energi. Selain itu, studi ini dimaksudkan untuk memperoleh konsep kebijaksanaan nasional yang sesuai dengan kondisi daerah dan sejalan dengan rencana pengembangan wilayah Pemerintah Daerah Sumatera Barat. Hasil studi yang diperoleh melalui kunjungan lapangan pada tanggal 14–19 Agustus 1996 menunjukkan bahwa sektor industri dan perdagangan batubara telah berkembang dengan beroperasinya tiga perusahaan, yaitu PT Tambang Batubara Bukit Asam, PT Allied Indo Coal, dan PT Karbindo Abesyapradhi, serta lima perusahaan dan dua koperasi unit desa (KUD) yang masih melakukan kegiatan eksplorasi. Pada sektor pertambangan, penerapan teknologi tambang dalam memerlukan biaya yang tinggi, memiliki tingkat risiko yang besar bagi keselamatan pekerja, serta masih menggunakan peralatan yang relatif lama. Sementara itu, kebutuhan energi di Sumatera Barat dipenuhi melalui pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), tenaga diesel (PLTD), dan tenaga air (PLTA). Di samping itu, terdapat rencana pembangunan pembangkit listrik sebagai bagian dari kerja sama regional IMT-GT dan IMS-GT untuk mendukung pengembangan sektor energi di wilayah tersebut.
Tidak tersedia versi lain