Text
Panduan Penanggulangan Bencana Provinsi Maluku Utara.
Pada tataran dinamika kebencanaan dunia, wilayah Indonesia disebut sebagai hipermarket bencana alam dunia dan menjadikannya sebagai laboratorium penelitian bencana alam. Hal ini disebabkan oleh karena posisi Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng utama dunia, yakni lempeng Australia, Eurasia dan Pasifik, serta beberapa lempeng kecil lainnya seperti Sangihe, Maluku dan Halmahera. Di samping itu, kepulauan Indonesia merupakan tempat pertemuan antara sirkulasi udara Hadley dan sirkulasi udara Walker, yang secara klimatologis merupakan centre of action dari berbagai proses cuaca dan iklim, baik pada skala regional maupun global. Kondisi tersebut mempunyai potensi bencana yang sangat tinggi dan sangat bervariasi dari aspek jenis bencana
Tidak tersedia versi lain