Text
Laporan hasil penyelidikan lanjutan emas dan mineral ikutannya (tahap-1) dengan metode geologi didaerah Senggi - WEB Kabupaten Keerom, Provinsi Papua
Kondisi tektonik Indonesia yang sangat bervariasi, memberikan potensi yang besar akan keterdapatan berbagai variasi jenis dan tipe endapan mineral. Potensi tersebut saat ini masih banyak yang belum diketemukan, meskipun sudah banyak menunjukkan indikasi-indikasinya. Saat ini endapan mineral logam yang sudah diketemukan di Indonesia didominasi oleh endapan yang berasosiasi dengan aktivitas magmatisme-vulkanisme pada busur magmatik. Selain itu, terdapat pula endapan emas yang terbentuk bersamaan dengan proses metamorfisme regional atau disebut endapan orogenik.Busur magmatik di Indonesia membentang dari Busur Sunda di Pulau Sumatera dan Jawa hingga ke busur Banda di gugusan kepulauan Bali-Nusa Tenggara hingga ke jajaran kepulauan di daerah Maluku hingga Papua. Selain itu, di Papua, terdapat busur orogenik dan magmatik yang membentang pada bagian tengah pulau dan busur ini menerus hingga ke Papua New Guinea. Busur orogenik dan magmatik di Papua terbentuk dari hasil tektonik kolisi dan subduksi yang membentuk pegunungan tengah Papua. Terdapat berbagai tipe endapan mulai dari porfiri, skarn, hingga orogenik ditemukan pada busur magmatik-vulkanik dan busur orogenik ini. Terdapat berbagai tipe endapan di Papua seperti Endapan porfiri di Grasberg, skarn di Ertsberg, dan potensi porfiri di Oksibil.Selain hal tersebut dengan fakta bahwa menjamurnya kegiatan penambangan rakyat di Papua ini menunjukkan bahwa begitu kayanya potensi Papua ini dalam hal keterdapatan potensi mineral logam yang berasosiasi dengan aktivitas orogenik pembentuk . Kompleksitas geologi dan mineralisasnya pada daerah ini memberikan gambaran bahwa tentunya masih banyak tantangan mengenai kegiatan eksplorasi mineral untuk menemukan endapan – endapan baru yang bernilai ekonomis di busur orogenik Papua yang masih sangat berpotensi untuk ditemukan.
Tidak tersedia versi lain