Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 2445/P/1982, tertanggal Bandung, 21 Oktober 1982, penulis ditugaskan ke daerah bagian baratdaya G. Merapi. Dibantu oleh Sdr. Retiyo dari pos ngepos, dengan surat perintah perjalanan dinas No. 2528/P/1982, tertanggal Bandung, 27 Oktober 1982
Maksud dari kedua pemeriksaan ini adalah untuk melihat pe-rubahan kwgiatan dan pembentukan kubah leva G.Merapi dan peruba-han keadaan sungai dan tebing-tebingnya sehubungan dengan kemung kinan terjadinya peluapan/penyeleweng /penyelewengan bila terjadi aliran la har hujan dalam musim hujan ini.
Laporan ini disusun berdasarkan hasil peninjauan singkat di Kawah Putih Gunung Patuha, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Ban- dung. Peninjauan ini berdasarkan Surat Perjalanan Dinas No.26, 27 dan 28/SP/DUP/Kv/78 tanggal 10 Agustus 1978, sehubungan de ngan masalah pencemaran sungai Ciwidey di Kecamatan Ciwidey yang terjedi pada tanggal 4 April 1978.
Dengan surat perintah no. 103/SDVCY/11/1976 tanggal 30 No-pember 1976, penulis ditugaskan untuk melakukan pemetaan dan pembuatan penampang sungai sungai yang terkena lahar hujan G. Merapi pada tanggal 25 Nopember 1976.
endapan lahar didalam sungai merupakan gundukan-gundukan pulau berbentuk teras-teras terdiri dari pasir, kerikil dan bongkah-bongkah besar. Endapan tersebut diperkirakan masih mudah dibawa air.
Derdasartan pengamatan lapangan dan Komuniko tulan Hopember 1974 dari kantor Cabang Minas Volkanologi Yogyakarta dapatlah pe mlis simpulkan sebagai berikut:
Laporan lapangan ini ditulis khusus tentang keadaan sungai - sungai guna bahan bagi perencanaan penanggulangan bahaya lahar hujan yang akan disusun oleh kepala dinas Volakanologi
Pada bulan Januari 1990 Regu Laharan melakukan pengamatan dilapangan dalam rangka mengevaluasi daerah yang terancam bahaya letusan di bagian Baratdaya Gunung Merapi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tempat - tempat yang kemungkinan kena lahar/letusan Gunung Merapi diwaktu - waktu yang akan datang.