Mengulangi pendakian 10 September, pada 31 Oktober hal yang sama dilakukan kembali untuk melihat perubahan yang mungkin telah terjadi. Frekwensi gempabumi vulkanik masih berfluktuasi, tapi sudah menuju pada posisi menurun. Gempabumi tektonik cendeung meningkat terutama minggu terakhir Oktober setelah terjadi gempa dengan magnituda 3.
Peningkatan kegiatan vulkanik G.Kelut (+1731 m) diawali oleh anomali jumlah gempa vulkanik sejak medio November 1989. Suhu air danau kawahnya naik secara lamban bersama waktu.
1988 gempabumi yang diduga dangkal dan lokal Gunung Awu merupakan gunung api yang menempati posisi paling utara dari seluruh rangkaian gunung api Indonesia. Terletak di Kabupaten Sangihe-Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, secara geografi berada pada 3° 40 Lintang Utara dan 125° 30 Bujur Timur. Sepanjang dikenal, setiap letusannya selalu mengakibatkan korban jiwa, padahal hanya berlangsung beber…