Untuk memenuhi perintah lisan Wk. Kep. U.G.A (Pak Djathiekusumo) beserta surat tugas no. 164/57 ttg. Bandung 19/2-1957 sebagai susulan, maka pada tgl 20/2-57, penulis mengerjakan pengukuran di halaman pos pengawasan U.G.A di dataran Dieng, yang segera akan dikerjakan perumahannya.
Vrooger, toen wij den Slamat beschreven, hebben wij reeds met een woord van de bergketen gesproken, welke zich van dezen vulkaan tot aan Di-eng uitstrekt, gelijk made van den bergtop Roko Djampangan, die, bijna geheel op zich zelf staande en op nagenoeg gelijken afstand van den Slamat en Di-eng, zich boven de nok der keten verheft.
Pegunungan gunung Dieng terdiri dari dua buah gunungapi Strato tipe A yaitu Butak Petarangan (Timbang) dan G. Prau. Keduanya termasuk dalam komplek pegunungan Dieng. Komplek tersebut meliputi tiga wilayah Kabupaten, yakni Wonosobo, Banjarnegara dan Pekalongan.
Penyelidikan gravitasi di dataran tinggi Dieng dilakukan dalam bulan Oktober-November 1988 oleh suatu tim dari seksi Vulkano-Fisika, Sub Direktorat Analisa Gunungapi. Daerah yang disurvey meliputi area seluas kurang lebih 270m2 yang dibatasi di sebelah Barat, Desa Pajawaran; sebelah Timur, Kejajar; sebelah Selatan, Bululawang; dan di sebelah Utara Kawah Sikidang. Bersamaan dengan pengukuran gra…
Penyelidikan seismik G.Dieng - Jawa Tengah dilakukan pada tanggal 14 Mei s/d 27 Juni 1990 sesuai dengan proposal yang diajukan. Adapun penyelidikan ini dilakukan oleh enam anggota Tim dengan No SPPD/0441/3405/90.
Pemantauan visual terhadap kawah yang aktif di Komplek Dieng merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan. pemantauan ini meliputi pengamatan visual, pengukuran suhu air, serta pengukuran suhu solfatara atau fumarola mutlak.
Sebuah gunungapi dapat dikembangkan sebagai salah satu objek wisata, diantaranya seperti Gunungapi Dieng, terletak di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara yang mempunyai potensi wisata yang cukup baik.
Data - data seismik selama Januari 1997 sampai Juni 1998 memperlihatkan bahwa di Komplek Dieng yang terekam hanya gempa tektonik jauh dan tektonik lokal, sedangkan gempa vulkanik hanya satu kali terekam itupun hanya berupa gempa vulkanik type A.
Pengamatan visual ini tidak dilakukan pada seluruh kawah yang ada di Komplek Dieng, melainkan hanya dipilih pada delapan kawah yang cukup aktif yang ada pada lokasi Daerah Bahaya dan satu kawah di Daerah Waspada.
Pengamatan visual G. Dieng dilakukan pada pusat - pusat kegiatan vulkanik di Komplek Dieng seperti Kawah dan lapangan solfatara/fumarola. Pengukuran suhu solfatara dan air Kawah dilakukan satu kali dalam satu minggu pada lokasi Kawah Condrodimuko, Sinila, Sibanteng, Sikidang, Pakuwojo, Siglagah, Sileri, Bitingan, Pagerkandang, dan Sitimbang.