Salah satu realisasi dari tugas nyata proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi, oleh staf pengamtan seksi Jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan gunungapi, direktorat vulkanologi, pada tahun anggaran 2000 adalah melakukan penyelidikan/pengamatan visual dan kegempaan gunungapi G. kelut yang pelaksanaannya bersamaan dengan pengamtan G. Raung
G.Kelut, + 1731 m, merupakan gunungapi lapis (strato) yang mempunyai danau kawah seluas kira kira 400000 m persegi. Isi airnya lk. 2.5 juta meter kubik. Gelembung-gelembung gas dari solfatar di bawah air menimbulkan kelompok-kelompok bualan di danau kawah tersebut.
Pengamatan Seismik G. Kelut menggunakan sistem tripartit secara permanen. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua komponen datar yang ditempatkan di Bambingan, satu lokasi dengan salah satu komponen tegak dari jaringan tripartit.
G. Kelut merupakan salah satu gunungapi yang sangat berbahaya kota-kota besar didekatnya, yaitu Blitar dan Kediri. di P. Jawa, karena penyebaran bahan letusannya akan melanda. Di samping itu penduduknya cukup padat yang bermukim di sekitarnya. Pengamatan gunungapi yang dilakukan selama ini belum dapat menyimak dengan baik kegiatannya, sehingga sama sekali belum da pat menduga kapan gunungapi te…
Maksud pembuatan penampang tersebut untuk mengeta-hui isi kosong sungai-sungai: 1. Lahar Badak-Lahar Termas, mengalir ke jurusan baratdays dari G. Kelut. 2. K.Ngobo K.Dermo, mengalirnya ke jurusan baratlaut da-ri G. Kelut.
Dalam rangka pembikinan dan pengukuran kelandaian tugu tetap di sekitar daerah gunung Merapi dan G. Kelutwh
Suatu kejadian yang agak mengejutkan telah terjadi di Kelut. Akibat dari peristiwa tersebut baru diketahui pada waktu para petugae memeriksa kawah pada tgl. 14 Maret 1979
Dengan surat perintah No. 343/S/1979 penulis di- tugaskan untuk melakukan pengukuran lokasi transducer di daerah Gn. Kelut
Maksud pengukuran suhu danau kawah Kelut adalah untuk mengetahui penyebaran panas di danau secara keseluruhan (dimuka danau, di dasar danau dan di daerah batang tubuh), dan langkah berikutnya untuk menetapkan tempat-tempat pengukuran suhu di dasar danau untuk kemudian hari dilakukan secara teratur setiap bulan.
Dalam Agustus 1979 Peta Daerah Bahaya 0. Kelut (Reksowirogo, 1969) di- tinjau kembali sorta dilengkapi, Seperti lazim dilakukan, pekerjaan didasarken atas morfologi, topografi dan rivaynt letusan serta keru- sakan gunungapi tersobut sobagaimana teroatat dalam sejarah. Perubah- an keadaan lapangan disebabkan hasil pekerjaan 'Proyek Pengendalian Bahan-bahan Vulkanik' (Volcanio Debria Control Proj…