Dalam Pelita IV tahun ketiga (1986 - 1987), Tim Pemetaan Daerah Bahaya Gunungapi Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi (Seksi Penanggulangan Ba-haya, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi) melakukan pemetaan ulang Daerah Bahaya G. Semeru.
Telah melakukan pemetaan geologi G. Semeru, Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Laporan ini merupakan hasil pemetaan geologi G. Semeru tahap pertama yang berlangsung dari tanggal 20 Mei sampai dengan 18 Juni 1985.
Adapun pekerjaan tersebut di atas bertujuan antara lain islah: a. mengetahui lokasi transducer seismograf di G. Semeru. b. mengetahui sudut dalem dari masing-masing lokasi transdu-cer. c. mengetahui jarak datar dari masing-masing transducer. Pekerjaan tersebut di atas dilakukan oleh penulis sendiri dan dibantu 4 orang tenaga lapangan.
Maksud penugasan tersebut untuk pemeriksaan peluapan dan pe-nyebaran lahar serta pembuatan penampang di Besuk Tengah hingga Besuk Sat, sampai di pertemuan dengan Besuk Tunggeng; Besuk Tunggeng hingga K. Pitik, ialah pada ketinggian 1k. 680 m dari permukaan laut; K. Liprak K. Regoyo, K. Rejali, K. Glidik dan Besuk Bang.
Pada tanggal 22 November 1976, penulis ditugaskan ke daerah G. Semeru bagian sebelah timur dan selatan selama 20
I. Pemetaan topografi K. Besukcukit dan Glidik dalam akhir bulan Agustus - Akhir September 1978. Hasil pemetaan topografi tersebut yang terancam bahaya banjir, penyelewengan/peluapan dan lengseran tebing dinding sungai ialah :Wadasbang, Gisikan, Tamansari, Pasirejo/Wareng, Tegalrejo, Lebak-supit, Lebakharjo, Kendanglombok, Kondangkutuk, Kp. Licin. Penduduk yang bertempat tinggal di kampung kamp…
Pengukuran kubah lava ini bertujuan untuk mengetahui volum pen-dekatan. Penulis memberi istilah volum pendekatan disini, karena berdasarkan atas sifat pengukuran pengukurannya, antara lain s a. pengukuran puncak kubah lava baru dengan cara aanpeilingen" jarak jauh dari dua titik totap (titik pengamatan) G. Sasur dan Sumberbulus (PANDI. K., 1977). b. disesuaikan dengan seket dari potret ba…
Laporan singkat G. Semeru No. 01/WSP/AC/78, tertanggal Pos Vulkanologi Argosuko 24 Januari 1978, isinya, antara lain, ialah terjadi perpindahan atau perobahan peluncuran awan pijar guguran ke arah dan masuk Curah Kobokan sejauh 6-7 km dari titik pusat guguran; sebelumnya awan pijar tersebut melalui K. Besuk Kembar.
Sebagai kelanjutan laporan lapangan 115. 48, yang berjudul "Pengukuran kordinat Kuarter dan Tersier di sekitar G. Semeru (G. Sawur dan Tawongsongo)", inipun sama juga kebutuhannya untuk memenuhi data abdis, kordinat dan tinggi (X. Y. Z) di kampung Sumberbulus (Sumberjo ) dan Pos Pengawasan G. Semeru di Argosuko
Untuk melaksanakan dan mengerjakan pemetaan topografi di daerah penyebaran aliran lahar di Semeru tahun 1976, maka dua orang karyawan ditugaskan ke daerah tersebut. Dua orang petugas ialah: zdr. Sobana dan penyusun laporan