Gunungapi Dieng merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strarto dengan lapangan solfatara dan fumarola serta banyak kawah (cone). Secara geologis, Pegunungan Dieng merupakan daerah yang banyak terdapat patahan atau sesar. Struktur runtuhan kompleks Dieng pada akhir Pleistocene menghasilkan rekahan (Fault) yang luas.
Aktivitas Pegunungan Dieng mempunyai sejarah yang panjang. Berdasarkan stratigrafinya perkembangan vulkanise G. Dieng dibagi menjadi tiga episode kegiatan vulkanisme (Sukhyar, 1994). Dari ke tiga episode kegiata vulkanisme tersebut pada saat ini telah terbentuk banyak kawah (cone) serta lapangan solfatara dan fumarola di area komplek G. Dieng.
Seperti diketahui akibat laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang demikian cepat, perkembangan pemukiman penduduk merambah ke daerah-daerah yang termasuk dalam kawasan rawan rawan bencana gunungapi. Perambahan hutan untuk dijadikan areal berladang kerap dilakukan oleh penduduk yang berdian di sekitar gunungapi.
Pegunungan Dieng, Jawa Tengah, secara geografis berada pada tiga kabupaten yaitu Wonosobo, banjarnegara dan pekalongan. Komplek gunungapi ini terbentuk dari dua buah gungungapi Tipe A yakni Butak Petarangan (Timbang) dan Dieng. Menurut van Bemmellen (1949) pegunungan dieng berada pada titik pertemuan antara dua buah jalur utama gunungapi yaitu jalur G. Ungaran-G.Dieng-G. Rogo Jembangan yang ber…
Pengukuran Cospec atau tepatnya adalah pengukuran emisi gas So2 dengan menggunakan correlation spectrometer (Cospec) berhasil dilakukan untuk G. Sumbing, Dieng (kawah sileri dan kawah sikidang) serta Gunung Slamet.
Berdasarkan SPPD no. 3776/P/84 kami bersama para Pengamat dari Pos Pengamatan G. Merapi di tugaskan untuk melakukan pengamatan, pemeriksaan, serta pengukuran suhu solfatara di G. Merapi.
Penulis ditugaskan ke G. Dieng oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, dengan SPPD No. 1028/P/1984 melakukan pengamatan seismik kegiata gunungapi G. DIeng.
Kami ditugaskan ke G.Dieng dalam rangka pengamatan visual kegiatan G. DIeng, dengan SPPD No.1028/P/84. Tugas dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah kami kumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Secara fisiografi, Pegunungan Dieng menempati Zona Pegunungan Serayu Uta- ra di bagian timur, merupakan rangkaian dengan Pegunungan Jembangan yang terletak di sebelah utara daerah Karangkobar. Pegunungan tersebut dibangun oleh tubuh-tubuh gunungapi yang terbentuk dalam zaman Kwarter, di beberapa tempat diselangi oleh kehadiran dataran- tinggi yang terbentuk pada daerah depresi dan cekungan anta…