G.Tandikat secara adminstratif terletak di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dengan posisi geografis puncaknya berada pada 0°25′57,30" Lintang Selatan dan 100°19′01,69" Bujur Timur. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2438 m dari muka laut atau 1740 m dari dataran Bukittinggi Selama sejarah kegiatannya gunung ini hanya diketahui pernah meletus sebanyak 2 kali yaitu letusan …
G. Tandikat termasuk gunungapi bertipe strato terletak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Posisi geografinya adalah 0° 25' 57.30" lintang selatan dan 100° 19' 01.69" bujur timur, dan tinggi puncak di atas muka laut 2438 m (Gambar 1). Kegiatan permukaan Gunungapi Talang berupa hembusan asap solfatara dan fumarola di kawah puncaknya.
G. Tandikat merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan kembaran daripada G. Singgalang, terletak pada posisi geografi 0° 25' 57,30" LS dan 100° 19' 01,69" BT. Gunung ini mempunyai tinggi puncak 2438 m dari permukaan laut dan sekitar 1740 m dari dataran Kotamadya Bukittinggi. Secara administratif gunung ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatra Barat (Gambar 1)…
Tulisan ini dimaksudkan sebagai laporan kerja lapangan daerah G. Tandikat dan sekitarnya, sebagai realisasi pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi pada akhir Pelita VI tahun anggaran 1994/1995 yang dilaksanakan oleh Seksi Penginderaan Jauh, Sub. Dit Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi
G, Marapi, G. Tandikat, G. Kerinci adalah termasuk dalam gunungapi yang pernah mengadakan letusan magmatik maupun yang praktik setelah tahun 1600 (tipe A). Kegiatan gunungapi tidak selalu menunjukan gejala yang tetap sepanjang sejarahnya. Maka pengamatan akan kegiatan gunung api perlu dilakukan secara sistematik, sehingga dapat diikuti perkembangan kegiatannya dengan baik.
Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Tandikat, sesuai dengan puncak dan pemetaan daerah bahay G. Tandikat, sesuai dengan Repelita tahun II.
Mengingat pentingnya D.G.B. di Indonesia, yang kepulauannya penuh ditaburi oleh gunung - gunung yang berapi; maka penting sekali jika D.G.B disempurnakan, Demikian pendapatnya pemimpin D.G.B.
Dalam penanggulangan bahaya letusan gunungapi diperlukan pemantauan yang sangat ketat. Salah satu metode pemantauan untuk mendeteksi denyut dari suatu gunungapi adalah dengan mempelajari gembumi di sekitar dan dibawah gunungapi (volcano seimology)