Dalam laporan ini membahas perjalanan ke pos - pos penjagaan gunung api di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang terdiri dari : Gunung Kelut, Gunung Semeru, Gunung Lamongan, Gunung Dieng, Gunung Merapi, dan Djrakah.
Dengan adanja laporan harian dari petugas G. Tangkuban Prahu via Tankset, pada djam 12.30 tg. 8/1 1955 dan tg. 18/1 1955. dengan waktu jang bersamaan maka pimpinan UGA setelah mengadakan penjelidikan, maka pada tgl. 25/1 1955.- jang telah lalu, penulis ditugaskan untuk mengadakan pengamatan ke gunung tersebut dintas.
During 1922 the G. Lamongan was often visited by the volcano guideship survey namely in April, June and August.
The spreading of the Herapi products is of a great agrogeologic Importance, as the Merapi products compared with the rocks of other Java volcanoes are extraordinary fosforrich. Only towards one side these products could develop feely, namely in the plane of Solo, whare they border to that of the Lavu. To the S the spreading was stopped by the southern mountains, only in the area of the kali Opa…
Dalam pelita ke IV tahun ke-3 (1987/1988), bagian Proyek Pengamatan/Pengawasan Gunungapi dan Penyuluhan Vulkanologi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, telah melakukan pemetaan geologi G. Lawu. Proyek pemetaan ini dibiayaioleh ADB (Asian Development Bank - Bank Pembangunan Asia).
Peningkatan Kegiatan G. Papandayan terakhir terjadi bulan September 1997 yang lalu, yang diitandai dengan peningkatan jumlah gempa - gempa gunungapi tipe A atau tektonik lokal. Dari hasil pemantauan visual, terjadi hembusan asap yang cukup kuat serta pula peningkatan suhu sekitar 1 derajat C.
Kegiatan inventarisasi bahan galian di komplek G. Cireme, meliputi sekitar kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, Jawa Barat dibiyai oleh Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang telah dijadwalkan dalam tahun anggaran 1998/1999.
Pemetaan geologi G. Cikuray dilakukan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Cikuray" berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun "Data Pengamatan Tidak Langsung" serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium".
Tim Inventarisasi Potensi Wisata mencari celah lain yang ada di daerah kawasan G. Ijen, yang sekiranya dapat dikembangkan dimasa mendatang selain sumberdaya mineral, hal ini dirasakan sangat perlu sekali menginngat daerah ini sering dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.