Kami memeriksa fase awal gempa letusan yang menyertai letusan vulkanik di gunungapi Lokon-Empung di Indonesia untuk mengungkap proses pemicu letusan eksplosif. pada 2012-2013, 56 letusan vulkanian di lokon empung diamati menggunakan jaringan pengamatan sementara yang terdiri dari empat seismometer broadband dan dua mikrofon infrasonik pada jarak 1,6-6,8 dari kawah aktif.
Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-Maret 2003 dan menghasilkan lubang baru di dasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada tahun 2006, 2010 dan terakhir 2014. Kegiatan vulkanik G. Lokon saat ini terjadi pada kawah Tompaluan yang terletak pada pelana yang menhubungkan puncak G.Lokon dan G. Empung