Kawasan Rawan Bencana (KRB) G. Lumut Balai dibagi menjadi tiga (3) wilayah berturut-turut dari tingkat kerawanan tertinggi ke terendah. Wilayah KRB III berpotensi tinggi terlanda aliran awan panas berada di sektor barat dan timur dengan pelampamparan maksimum 1,5 km dari pusat erupsi dan untuk landaan aliran lava pelamparan maksimumnya 1,0 km. Wilayah KRB II juga berpotensi tinggi terlanda lont…
Menurut Van Padang (1951), Gunungapi Lumut Balai digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Aktivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam …
Menurut Van Padang (1951), gunungapi Lumut Balai digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. AKtivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam …
Menurut Van Padang (1951), gunungapi lumut balai digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Aktivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam …