Derdasartan pengamatan lapangan dan Komuniko tulan Hopember 1974 dari kantor Cabang Minas Volkanologi Yogyakarta dapatlah pe mlis simpulkan sebagai berikut:
Longsoran lava dan awan panas meluncur mengikuti hulu S. Batang ke arah Barat Daya. Endapan longsorang dan Ladu terdapat pada lembah S. Batang, S. Bebeng, S. Blongkeng dan sebagian meluber di sekitarnya sungai-sungai tersebut di atas. Hujan abu bercampur dengan pasir halus yang mempunyai ketebalan antara 3 s/d. 4 mm. mempunyai luas kurang lebih 53.125.000 m2.
Longsoran lava dan awan panas melluncur mengikuti hulu S. Batang ke arah Barat Daya. Jarak lintas awan panas mencapai kurang lebih 6,5 km dari titik longsoran. Endapanlongsoran dan ladu terdapat lembah-lembah S. Batang, S. Bebeng, sebagian meluber di sekitarnya sungai-sungai tersebut di atas.
Penyelidikan hubungan guguran serta awan panas akibat oleh curah hujan sangat penting sekali sebab sampai saat ini belum pernah ada penelitian tentang pemicu adanya awan panas ataupun guguran, padahal informasi tersebut sangat penting sekali terutama sebagai peringatan adanya bahaya yang mengancam pendudukan yang ada di sekitar G.Merapi.