Gunungapi Sangeangapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato yang terbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur dengan sisa di sebelah barat, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan Menenggara (Doro Montoi), secara kesel…
Gunungapi Karangetang saat ini merupakan gunungapi yang paling aktif di Sulawesi utara. Gunungapi Karangetang dikenal juga sebagai api Siau atau G. Awoeh (Kusumadinata, 1979), termasuk dalam busur gunungapi kepulauan Sangihe. Terletak di daerah pertemuan beberapa lempeng kontinen, menyebabkan kompleksnya struktur geologi daerah tersebut dan merupakan sumber-sumber gempa tektonik yang dapat memi…
Gunungapi Awu merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia dan merupakan yang paling berbahaya setelah G. Kelud. Tercatat dari 12 kali letusan besar, 5 kali diantaranya memakan korban jiwa dan harta benda. G. Awu terletak di bagian utara Pulang Sangir Besar. Secara administratif Gunungapi Awu termasuk Kabupaten Sangir Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Gunungapi Awu mempunyai luas 135 km2 te…
Gunungapi karangetang merupakan gunungapi yang paling aktif dibandingkan dengan gunungapi lain di Sulawesi Utara. Karakter vulkaniknya sangat khas, dengan titik kegiatan yang selalu berpindah antara kawah utama bagian selatan dengan kawah utama bagian Utara. Sifat letusannya bisa bersifat magmatik eksplosif maupun magmatik efusif yang menghasilkan leleran lava disertai awan panas guguran yang b…
Keberadaan peralatan pemantauan aktivitas vulkanik gunungapi, sangat diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas monitoring gunungapi. Beberapa gunungapi di Sulawesi Utara yang mendapat kesempatan instalasi peralatannya antara lain: G. Lokom, G. Mahawu dan G. Soputan. Peralatan seismik tersebut dipasang pada lokasi baru untuk mendukung keberadaan stasiun lama yang sudah terlebih dahulu berope…
G. Agung merupakan salah satu gunungapi Tipe A di Indonesia dengan tipe stratovolcano dengan bentuk kerucut simetris dan mempunyai elevasi puncak tertinggi di Pulau Bali. Karakteristik G. Agung selama 5000 tahun terakhir bersifat eksplosif (letusan, dengan melontarkan batuan pijar, pecahan lava, hujab piroklastik dan abu), dan efusif berupa aliran awan panas dan aliran lava.
Gunungapi Agung di Bali merupakan salah satu gunung aktif di Indonesia, bertipe strato dengan komposisi magma andesitik. Puncak gunung Agung memiliki ketinggian sekitar 3014 meter di atas permukaan laut. Letusan Katastrophik terakhir terjadi pada 19 Februari 1963 dan proses erupsi itu baru berakhir pada Januari 1964. Tipe letusan diantaranya diwarnai dengan adanya awan panas letusan yang menela…
Gunungapi lewotobi adalah gunungapi strato bertipe andesitik dengan kubah lava pada bagian puncaknya. Gunungapi ini terletak di bagian timur pulau Flores. Lewotobi merupakan gunungapi yang mempunyai dua puncak yaitu G. Lewotobi laki laki dengan ketinggian mencapai 1584 meter di atas muka laut dan G. Lewotobi perempuan dengan ketinggian 1703 meter di selatan.
Secara administratif, gunung ini berada di kecamatan Waigete, kabupaten Sikka, Pulau Flores, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. gunung Egon memiliki tinggi 1703 meter dari permukaan laut. Karakter erupsi gunung Egon dilihat dari sejarah erupsinya adalah eksplosif yang berlangsung lebih dari satu kali dalam satu periode erupsi dengan material erupsi berupa abu, lapili dan bom vulkanik.
Gunungapi Tambora merupakan gunungapi aktif Tipe A yang terdapat di P. Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Letusan besar G. Tambora pernah terjadi pada Tanggal 10-12 April 1815 mengakibatkan morfologi strato terpancung seperti sekarang ini dengan puncak tertinggi 2851 m dpl dan membentuk sebuah kaldera berdiameter 6x7 kilometer (km), berkedalaman sekitar 1 km