Berdasarkan SPPD No.2289/P/84, penulis bersama para pengamat Gunungapi setempat mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara Kw. Ijen.
Berdasarkan surat perintah dari Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dengan SPPD No.111/P/86, penulis ditugaskan ke Kawah Ijen untuk mengadakan Pengamatan dan penyelidikan seismik gunungapi tersebut.Maksud dan tujuannya adalah untuk mengetahui kemungkinan adanya perubahan kegiatan Kawah Ijen. Disamping itu juga penulis melakukan pengukuran suhu air danau kawah, mataair panas da…
Hasil pengamatan seismik Kawah Ijen sejak April sampai dengan November 1985 mencatat kegiatan gempa vulkanik setiap bulan sangat kecil begitu pula kegiatan gempa tektoniknya.
Penulis bersama petugas lain ditugaskan ke Kw. Ijen oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi untuk melakukan pemeriksaan kawah dan suhu seluruh solfatara di Kw. Ijen. Tugas ini adalah untuk mengumpulkan data yang tampak di kawah dan suhu yang sangat diperlukan, sebagai sa-lah satu gejala untuk menentukan tingkat suatu kegiatan gunungapi.
Peninjauan dari Kawah Ijen telah dilangsungkan secara teratur. Hasil peninjauan itu telah digambarkan secara grafis. Apabila dibandingkan dengan tahun 1922, maka terlihat bahwa garis pembacaan skala ukuran dalam tahun 1923 menunjukan suatu perkembangan yang lain sama sekali daripada dalam tahun 1922.
Kawah Ijen dan G. Merapi merupakan dua gunungapi kembar( TAVERNE, 1926, h. 99 ), sedang NEUMANN VAN PADANG ( 1951, h.157 ), menulis, bahwa Kawah Ijen dibentuk oleh gunungapi kembar dengan G. Merapi yang telah padam, asal usulnya ditepi timur dari pinggir kaldera besar Ijen, kawahnya berben- tuk elips, karena perpindahan pipa kepundan. KKMMERLING (1921, h.58) mema- sukkan pula G. Papak, G. Wádo…
Pada tgl 17Djuli 1971 telah diberangkatkan tim pemtaan Gn. Api menuju banyuwangi Jatim, untuk melanjutkan pemetaan daerah bahaya kawah idjen yang semula telah dikerjakan pada pertengahan bulan Juni 1971 oleh Sdr L. Djoharman B. Sc (Ketua Tim) dan sdr. Komar Restikadjaja (surveyer)
Pada tanggal 3 Nopember 1970, penulis diperintahkan oleh Kasi Pengawasan Gn. Api bertugas ke daerah Djawa Timur dengan S.P.P.D. No. 2271/S/1970. Setelah persiapan jang diperlukan selesai pada tgl. 5 Nopember 1970 berangkat kendaraan dinas D. 1571, bersama Sdr. Suparto S. dan Sdr. Tarmani sebagai pengemudi menuju jogjakarta.
Dari hal voluma pada benda2 lemparan volkanik lepas, me-lebihi pada ketinggian dari batuan2 lelehan. Dari sedjumlah Jang anat besar batu2 bom berputar dan lapili2 berpori, jang kasar2, bergigi tadjam dan petjahan2 permukaan dari aliran2 lava, maka kami DAPAT MENARIK KESIMPULAN, bahwa LETUSAN2 TJ)-RAK STROMBOLIAN, sudah terdjadi ber-ulang2.
Naar aanleiding van de belangrijke vraag naar zwavel voor ontrattingsdoeleinden, welke destijds van den Dienst der Pest-bestrijding uitging, werd in April 1914 aan den mijningenieur Dr. Ir. J. K. VAN GELDER opgedragen, een voorloopig onder-zoek in te stellen naar den zwavelrijkdom van den krater van den Welirang (res. Pasoeroean), welke opdracht enkele weken later werd gevolgd door eene soortge…