G. Sorik Marapi sebagai gunungapi aktif yang masuk klasifikasi tipe A, berada pada wilayah yang masuk kategori berpenduduk padat. Seperti halnya gunungapi aktif lain di Indonesia, gunungapi ini terus menerus di pantau oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Kegiatan G. Sorik Marapi pada Masa Kuarter Muda menghasilkan produk-produk primer seperti lava, dan jatuhan piroklastik, …
Gunungapi Marapi termasuk gunungapi paling aktif di Sumatera, termasuk kedalam tipe A, yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Propinsi Sumatera Bart, merupakan Gunungapi yang termasuk kedalam Rangkaian/jalur (Barat laut-Tenggara) Pegunungan Bukit Barisan dimana aktivitasnya sangat dipengaruhi dengan adanya stratuktur Sesar aktif Semangko, puncak tertinggi Marapi + 2891,3m dari muka ai…
Bencana alam akibat letusan gunungapi sangat menakutkan, namun dibalik keganasan gunungapi tersebut, banyak keuntungan yang diperoleh, diantaranya adalah; kesuburan tanah yang disusun oleh rempah gunungapi, keindahan panorama alam yang sejuk, serta memikat. Akibatnya banyak orang yang ingin meningkmati serta menempati daerah tersebut sehingga menimbulkan pertumbuhan dan kepadatan penduduka yang…
Kebijakan satu peta (KSP) merupakan kebijakan pemerintah dalam upaya menyebarluaskan hasil hasil penyelidikan dalam bentuk peta tematik yang terpusat di Badan informasi Geospasial BIG. Dalam mendukung program tersebut maka diperlukan percepatan pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (KSP) pada tingkat ketelitian peta skala 1:50000. Program KSP ini bertujuan untuk terpenuhinya satu peta yang mengacu pa…
Gunungapi Ambang (G. Ambang) merupakan salah satu gunungapi yang terletak dalam jalur gunungapi aktif di Sulawesi yang terbentuk pada struktur graben Kotamobagu (sidarto dan Bachri, 2013). Jalur gunung api aktif di Sulawesi merupakan lanjutan dari rangkaian gunungapi di Pulau Sumatera, jawa, kepulauan Nusa Tenggara, busur banda hingga kelompok gunungapi aktif di Ternate-Halmahera, kepulauan San…
Sebagai gunungapi aktif yang sewaktu waktu dapat meletus dan mengancam jiwa maupun harta maka Direktorat Vulkanologi telah mendirikan pos Pengamatan Gunungapi Awu yang terletak di Apengsembaka. Kecuali itu disusun pula Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Gunung Awu, dipersiapkan untuk digunakan oleh masyarakat dalam usaha menyelamatkan diri dari bahaya letusan gunungapi. Dalam rangka mendukung…
Dalam rangka mendukung pembangunan nasional serta untuk terwujudnya agenda proritas Nawacita maka diperlukan percepatan pelaksanaan Kebijakan satu peta (KSP) pada tingkat ketelitian peta skala 1:50000. Program KSP ini bertujuan untuk terpenuhinya satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal. Terkait dengan hal itu, Pusat Vulkanologi da…
Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Salah satu penyelidikan yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis bahaya erupsi terhadap kehidupan dan lahan pertanian/perkebunan, diantaranya adalah dengan melakukan pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi. Gunungapi Kal…
gunungapi Sempu digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di sebelah selatan, diantaranya adalah G. Maniporok, G. Soputan, G. Tondorukem, G. Rindengan, G. Ketengan, G. Lembeyan, dan G. Kawatak yang merupakan kompleks Kaldera Minahasa (van Padang, 1951)…
G. Karangetang yang saat ini masih berstatus SIAGA (Level III) merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara. Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban jiwa. Berdasarkan Peta KRB terdahulu, hampir seluruh tubuh G. /karang…