Kerinci merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten Kerinci Provinsi jambi. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, kerinci tercatat pernah meletus, sedikitnya, 49 kali sejak tahun 1838 hingga bulan Maret 2018 (kusumadinata, 1979:Badan Geologi, 2011, catatan pos Kerinci, 2019). Catatan geologi masa lampau memperlihatk…
Gunungapi Kerinci merupakan salah satu gunungapi aktif type A di Sumatera yang dipantau secara menerus oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Sejarah letusan G. Kerindi tercatat sejak tahun 1838 dan hingga kimi telah terjadi lebih dari 20 kali periode kejadian letusan, selang waktu kejadian letusan antara 1-32 tahun. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 2 Juni 2013, letusan abu v…
G. Kerinci atau Peak of Indrapura atau G. Gadang atau Berapi Kurinci atau Korinci merupakan salah satu gunungapi strato aktif tipe A tertinggi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera. Gunungapi Kerinci secara administrasi termasuk kedalam 2 Propinsi dan 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi dan Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat Puncak G Kerinci berada di Kec Gunung Keri…
G. Kerinci merupakan gunungapi aktif tipe A bertipe stromboli-vulkano. Kawasan Rawan Bencana (KRB) G. Kerinci dibagi menjadi tiga (3) wilayah berturut-turut dari tingkat kerawanan tertinggi ke terendah, yaitu: Kawasan Rawan Bencana III (KRB III), Kawasan Rawan Bencana II (KRB II), dan KAwasan Rawan Bencana I (KRB I). KRB III berpotensi tinggi terlanda aliran awan panas berada di sektor utara, t…
G. Kerinci (+3805 m) atau Peak of Indrapura atau G. Gadang atau Berapi Kurinci atau Korinci merupakan gunungapi satrtao aktif tipe A tertinggi yang terletak di P. Sumatera lokasi G. Kerinci secara administrati terletak pada perbatasan Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi, dan Kabupaten Solok, Propinsi Sumbar. Dari data Geologi diketahui erupsi masa lampau berisfiat eksplosif, dielingi dengan adany…
Gunungapi Kerinci merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe-A di Sumatera yang dipantau secara terus menerus oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Sejarah letusan G. Kerinci yang tercatata sejak tahun 1838 hingga kini telah terjadi lebih dari 20 kali periode letusan, selang waktu kejadian letusan antara 1-32 tahun. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 15 Desember 2011 berupa let…
Kepulauan Indonesia merupakan jalan tektonik, yang membentuk busur sepanjang 7.000 km mulai dari Sumatera, Jawa, Nusatenggara, Kepulauan Banda, Maluku Utara dan Kepulauan Sangir Talaud. Jalur ini merupakan jalur gunungapi aktif mencapai 129 buah, 79 buah diantaranya Tipe A yang dimonitor./diamati selama 24 jam penuh dari setiap Pos Pengamatan Gunungapi. Banyaknya pemukiman dan sarananya yang s…
G. Kerinci merupakan gunungapi strato yang secara adminisratif terletak di dua wilayah propinsi yaitu Jambi dan Sumatera Barat. Seperti umumnya gunungapi lainnya di Indonesia, gunungapi ini merupakan gunungapi aktif bertipe strato atau berlapis, artinya tubuh gunungapinya dibangun oleh perulangan batuan yaitu Laa dan Piroklastika, tingginya diatas permukaan laut 38000 m, dan merupakan bagian da…
Mengingat Indonesia memiliki banyak gunungapi aktif dengan karakteristik yang berlainan, untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat erupsi gunungapi perlu dilakukan upaya penanggulangan. Monitoring dan penyediaan data/informasi suatu gunungapi secara menerus serta menjali koordinasi dengan Pemda dan instransi terkait akan dapat menekan jumlah korban manusia/harta benda. Sedangkan tersediany…
Gunungapi Kerinci termasuk gunungapi aktif bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi dan Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian kurang lebih 3800 meter dml, atau 3300 meter di atas daratan Duabelas Kuto dan 2400 meter di atas datran Bento. Kegiatan vulkanik yang berada di puncak gunungapi ini berupa hembusan asap putih tipus, sedang sampai tebal yang disert…