Gunung Kelud merupakan gunung api strato yang letusannya bersifat freato magmatik sampai magmatik dan selalu eksplosif. Pada saat sekarang berbentu danau kawah (kurang lebih 1200 m dpl) yang terbuka ke arah barat. Fumarola/solfatara melepaskan berbagai jenis gas seperti H20, CO2, CO, HCI, S02 ,H2S, HF, H2, HBr, NH3, CH4, H3BO3, N2.
Gunung Kelut merupakan Gunungapi strato yang letusannya bersifat freto magmati dan selalu eksplosif. Pada sektor Resen yang terbuka ke arah barat, terletak sebuah danau kawah kurang lebih (1200 m dpl) yang merupakan kawah aktif saat ini. Fumarol/solfatar melepaskan berbagai jenis gas. Adanya kenaikan tingkat kegiatan gunungapi akan mengakibatkan aktifitas degassing magma lebih tinggi.
Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alamnya untuk kepentingan ekonomi.