Dengan maksud untuk mengetahui perubahan kegiatan secara visual dan pembentukan kubah lava G. Merapi pada waktu ini serta melihat segala perubahan keadaan sungai sehubungan dengan telah terjadinya aliran lahar dalam musim hujan ini.
Maksud dari kedua pemeriksaan ini adalah untuk melihat pe-rubahan kwgiatan dan pembentukan kubah leva G.Merapi dan peruba-han keadaan sungai dan tebing-tebingnya sehubungan dengan kemung kinan terjadinya peluapan/penyeleweng /penyelewengan bila terjadi aliran la har hujan dalam musim hujan ini.
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.1880/P/80 tanggal 1 Desember 1980, penulis bersama dengan dua orang pengamat dari G. Merapi di Pos Babadan dan Plawangan ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kawah G. Merapi.
Gunung Merapi yang terletak di daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan gunung api pa- ling aktif di Indonesia dan seringkali menimbulkan ke- jutan bagi daerah sekitarnya. Kejutan-kejutan tersebut berupa bahaya aliran awan panas dan banjir lahar hujan yang melanda daerah lereng dengan mendadak. Lubang kegiatan erupsinya sering berpindah pindah setelah terjadinya-lo- tusan ya…
Pada tanggal 8 Juni 1978 terjadi banjir lahar. maka dari itu dilakukan survei pada tanggal 29 Juni 1978 dari jembatan S. Krasak di Salam ke bawah sampai Banaran
Adapun survey tersebut bertujuan, antara lain, ialah a. Untuk mengetahui kerusakan kerusakan yang diakibatkan lahar hujan b. Lokasi penyimpangan/Peluapan lahar hujan c. Desa desa yang kemungkinan dapat terkena penyimpangan/peluapan lahar hujan.
Dengan surat perintah no. 103/SDVCY/11/1976 tanggal 30 No-pember 1976, penulis ditugaskan untuk melakukan pemetaan dan pembuatan penampang sungai sungai yang terkena lahar hujan G. Merapi pada tanggal 25 Nopember 1976.
Pada tanggal 9 - 23 Juni 1976 SDr. Rivei Chaniago B. Sc. dan penulis ditugaskan untuk mengukur ketebalan endapan lahar di lubang penggalian fondasi dimana jembatan k. Krasak.
Derdasartan pengamatan lapangan dan Komuniko tulan Hopember 1974 dari kantor Cabang Minas Volkanologi Yogyakarta dapatlah pe mlis simpulkan sebagai berikut: