Untuk lebih mengenal perubahan tingkah laku kegiatan Gunung Semeru perlu dilakukan pengumpulan informasi yang sesuai dengan rencana kerja dalam tahun anggaran 1990/1991. Sejak 7 Agustus sampai 25 Agustus 1990 telah ditugaskan 4 orang personil dari Bandung dipimpin oleh Ir. Kastiman Sitorus MSc dengan SPPD no. 790/0441/3402/90, untuk melaksanakan pengamatan visual dan seismik.
Sesar (patahan) dan hidrotermal merupakan salah satu fenomena alam yang sering dipelajari, untuk studi geofisika teoritis maupun lapangan. Salah satu metoda yang digunakan untuk mempelajadi fenomena tersebut adalah dengan metode SP (Self Potential).