Berdasarkan SPPD dari No. 968/0441/3402/89 sampai dengan No. 979/ 0441/89 a.n. Sdr. Aidil, Bustamam, Zuraida, Sugiharto, M.Iksan, Sigit, Musbar, Suparmo, Asran Nasution, Munir, Dalipa Marjusi dan Sdr.Bujang melakukan pendakian Gunungapi di Sumatra. Maksud pendakian ke puncak adalah melakukan pengukuran suhu solfatara/fumarola, mata air panas dan pemeriksaan kawah.
Pada 4 Juni 1980 dengan SPJ n. 262/P/1980, n.263/P/1980, dan n. 264/P/1980. A.D. Sumpena, sdr.S. Wikartadipura dan saya ditugaskan ke tiga gunungapi di sumatra, diantaranya ke G. Kunyit untuk melakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahayanya.
Survei Gunung Sumbing ini mencakup pemeriksaan puncaknya, (kawah kegiatan) dan pemetaan daerah bahaya sekelilingnya. Pemetaan daerah bahaya ini dimaksudkan untuk mengetahui serta membatasi daerah yang dapat terkena bahan letusan secara langsung maupun tidak, pada waktu terjadinya letusan.
Pada 25 Juni 1981, dengan SPPJ n. 761/P/1981, n. 762/P/1981, dan n.888/P/1981, S.Wikartadipura, M.S.Santoso dan A.D. Sumpena ditugaskan ke G.Salak Jawa Barat untuk melakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahayanya.
Kegiatan yang dilakukan pada pemeriksaan puncak kali ini adalah, mengambil conto pasir pada setiap kawah, conto batuan, conto tanaman, pengukuran suhu fumarola/solfatara, pemeriksaan keadaan kawah sekarang serta pengambilan foto - foto.
Dengan maksud untuk mengetahui untuk mengetahui adanya perubahan akibat kegiatan Gunung Slamet pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya, perlu dilakukan pendakian ke puncak G. Slamet belum diamati secara tahap sehingga dengan adanya pemeriksaan secara periodik dapat diikuti perkembangan kegiatannya.
Bertitik tolak dari berita yang dimuat dalam B.D.G no.22, tahun ke VII edisi Juli (1976), oleh Kepala Bagian Proyek WASAPI berdasarkan laporan dari pos pengawasan Kawah Ijen di Paltuding, menyatakan bahwa G. Raung meletus pada tgl 2-8 Juni 1976.
Gunung Papandayan terletak dalam deretan gunungapi Priangan Selatan, hampir tepat sebelah selatan G.Guntur dan dihubungkan dengan tetangganya sebelah timur G.Cikuray yang menjulang tinggi puncaknya berbentuk kerucut.
Pekerjaan lapangan selain melakukan pemeriksaan kawah (puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak serta sensus penduduk yang pemukimannya berdekatan dengan sungai tersebut.
;Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas tgl.27 Pebruari 1980 No. 1604/P/80, No. 1603/P/1980, dan No. 1605/P/1980, penulis bersama Sdr. Subagiyo dan Sdr. Syahrazad Dahlan ditugaskan bekerja di G.Merapi. Penulis bersama Sdr. Subagiyo melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu G. Merapi, sedangkan Sdr. Syahrazad Dahlan ditugaskan menduga volume kubah lava G. Merapi tahun 1979 dibantu oleh Sdr. Seme…