Peninjauan perkembangan lahar Gunung Kelut dilakukan pada bulan Mei 1992, terutama untuk melihat sampai sejauh mana perkembangan lahar setelah musim penghujan sampai bulan Mei 1992, sehingga untuk musim hujan berikutnya bisa diperkirakan daerah atau tempat mana saja yang mungkin akan terlanda dan langkah - langkah penanggulangannya.
G.Kelut dengan ketinggian +1731 mdpl, telah meletus pada 10 Februari 1990 dan setelah letusan kemudian telah dibuatkan peta daerah bahaya lahar yang melanda daerah sekitarnya.
Dalam peninjauan pada tanggal 14 Desember 1961, peninjauan menerangkan sbb: yang sudah selesai baru Rumah pesawat dan rumah agregaat.
Setelah 30 tahun lamanja dalam keadaan tenteram. Kelihatannja tenang seakan-akan tidak ada apa2. Pada tg.7 1950, pagi, tidak tampak "tanda2 penting" (Vulkanische Verschijnselen) en) jang menundjukkan G.Kelud mulai bekerdja kembali. Hal ini dengan segera dilaporkan oleh Sår. Soepian jang sedang bertugas di G.Kelud kepada Bapak Residen dan Bapak Bupati, di Kediri. Dengan Radio-gran No. 2618/17 t…
Pada tgl. 12s/d, 15 djuni 1970 penulis telah ditugaskan kembali jang kedua kalinya untuk membantu Kasi peneltiain gunung api dalam rangka penyelesaian pemetaan daerah bahaya gunung Papandayan uang seteliti mungkin.
Pada pertengahan bulan September 1971 telah berangkat regu penelitian/pemetaan Gunungapi dari seksi penelitian gunungapi menuju gunung Dieng Jawa tendah dengan memepergunakan kendaeraan dinas Landover D. 4946.
Untuk membantu pelaksanaan penyelidikan panas bumi di daerah Kerinci, Sumatera Barat - Jambi telah direncanakan penyelidikan fisik.
Gunung Lokon yang terletak lk. 25 km sebelah selatan Manado, pada tanggal 14 Juli 1986 pukul 12.00 kemudian disusul dengan letusan lainnya yang lebih kecil lk setiap 6 jam. Pada tanggal 16 Juli frekuensi letusan meningkat, malahan hampir beruntun setiap 10 menit, namun intensitas bertambah kecil. Tinggi asap mencapai 1k. 500 - 600 meter.
Di daerah Sulawesi Utara terdapat deretan gunung api yang masih aktif, deretan tersebut masing-masing gunung api awu, Benua Wuhu, Api Siau, Ruang, Tongkoko, Mahawu, Lokon, Seputan dan Ambang. G. Lokon termasuk salah satu gunung api yang paling aktif saat ini di kawasan Sulawesi Utara. Peninjauan ini bertujuan untuk melengkapi peta bahaya G. Lokon memetakan topografi bagian puncak dan menghitung…